Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Apakah Anda pernah mengalami gejala seperti membengkak, nyeri, gatal, atau keluar cairan di ujung Mr P? jika ya maka kemungkinan hal tersebut balanitis. Ya balanitis adalah infeksi yang dapat membuat rasa ketidak nyaman pada Mr P ataupun peradangan pada kepala Mr P

Selain itu kebanyakan orang yang terserang adalah orang orang yang belum disunat atau khitan Pada usia berapapun, dan hal tersebut juga dapat disebabkan dari berbagai hal seperti tidak menjaga kebersihan area Mr P.

Sehingga kotoran menumpuk pada kepala penis yang membuat penumpukan bakteri sehingga memicu terjadinya balanitis, bahkan terdapat beberapa kondisi medis lainnya seperti diabetes militus yang dapat juga menyebabkan hal tersebut.

Apakah yang Menyebabkan Seorang Pria Mengalami Balanitis?


- Mengalami Infeksi
Penyebab seorang pria mengalami balanitis yang pertama adalah karena adanya infeksi dan sering kali timbul akibat berkembangnya kuman meski hanya sedikit namun seiring dengan berkembangnya waktu maka perkembangannya akan bertambah dan menyebabkan hal tersebut.

Perlu Anda ketahui juga bahwa infeksi jamur yang disebabkan oleh adanya Candida albicans bisa menyebabkan seorang pria mengalami hal tersebut? Ya umumnya jamur ini biasanya menyebabkan sariawan pada mulut tapi dalam beberapa kasus jamur ini juga bisa menyebabkan hal tersebut.

- Karena Kebersihan yang Buruk
Tahukah Anda bahwa pada umumnya balanitis disebabkan oleh kebersihan yang buruk pada seorang pria yang tidak belum disunat, jadi ada baiknya untuk mencegah hal tersebut jika Anda seorang pria maka cobalah untuk di sunat.

- Karena Iritasi Dari Sabun
Penyebab selanjutnya seorang pria mengalami balanitis adalah karena adanya iritasi yang bisa disebabkan dari penggunaan sabun sampai deterjen dapat menyebabkan hal tersebut dan bahkan dalam beberapa kasus penggunaan sabun dapat memperburuk gejala.

Dan perlu Anda ketahui juga bahwa penggunaan spermisida yang berfungsi untuk mencegah kehamilan seperti kondom juga dapat menyebabkan iritasi pada Mr P, tetapi bukan berarti dengan melakukan hubungan seksual tanpa kondom dapat membuat Anda terbebas dari penyakit kelamin yah!

- Karena Mengalami Penyakit Tertentu
Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa seorang pria yang memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus yang tidak terkontrol dengan baik dan mengandung tinggi gula, saat berkemih maka sebagian urin akan tertinggal di dalamnya, selain itu air urine yang mengandung gula akan meningkatkan perkembangan kuman pada area penis.

- Memiliki Phiomis
Phiomis adalah keadaan dimana kulup tidak dapat menarik kembali, hal ini sering terjadi pada anak-anak usia diatas 6 tahun, akan tetapi berbeda dengan seorang pria yang sudah disunat karena kulit kulup mudah ditarik sehingga mudah untuk dibersihkan pada kelenjar penis.

- Karena Kondisi Kulit Mr P
Tahukah Anda bahwa pada beberapa pria mungkin mempunyai respon yang berbeda beda terhadap alergi terhadap kondisi kulit tertentu sehingga dapat menyebabkan hal tersebut, atau disalah artikan untuk balanitis, misalnya radang yang terjadi pada kanker akan muncul seperti balanitis, maka ada baiknya segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut.



Gejala Apa Sajakah yang Biasanya Timbul Akibat Balanitis?


Beberapa gejala mungkin akan timbul akibat terkena balanitis seperti kemerahan pada kepala Mr P, kulit yang mengencang, terasa gatal pada Mr P, nyeri saat buang air kecil, terasa sakit pada testis, kulup ketat yang tidak bisa ditarik mundur, terasa sakit saat buang air kecil.

Selain itu seorang pria yang mengalami hal tersebut pasti akan ada penumpukan kotoran pada area kulup penis akibat jarang menjaga kebersihan dan mencuci bersih setelah buang air kecil dan biasanya terjadi peradangan yang mungkin terjadi di bawah kulup 2 sampai 3 hari setelah berhubungan seksual.

Bagaimanakah Cara Mencegah Balanitis?


- Pada saat terserang balanitis seorang pria dianjurkan untuk menghindari pengguaan sabun, karena sabun dianggap mengerosi atau mengiritasi bagian yang terinfeksi.

- Gunakan air hangat untuk membersihkan Mr P karena air hangat akan membunuh sebagian dan mengurangi perkembangan kuman atau bakteri.

- Mungkin banyak pria yang sering menggunakan garam mungkin untuk mengatasi balanitis, namun cara sederhana tersebut belum dapat dibuktikan kebenarannya.

Saya Mengalami Balanitis? Bagaimanakah Cara Mengatasinya?

Balanitis biasanya dapat didiagnosis saat seorang melakukan pemeriksaan fisik dan Anda bisa melakukannya di Klinik spesialis andrologi di Klinik Utama Gracia, dan biasanya dokter akan mengambil sampel cairan dari Mr P dengan kapas atau mengumpulkan sampel air kencing.
Kemudian dokter akan melakukan pemeriksaan keberadaan sel bakteri atau jamur, karena hal ini akan membantu dokter untuk menentukan penyebab pasti hal tersebut.

Bila penyebab balanitis adalah kondisi kulit yang kronis maka dokter Anda mungkin melakukan biopsi . Untuk biopsi dokter Anda menghilangkan sebagian kecil jaringan dari Mr P untuk memeriksanya karena penyakit dan biasanya pasien akan diberi anestesi lokal sebelum dokter mengumpulkan sampel.

Pada kasus balanitis yang berulang atau keadaan dimana kulup tidak dapat ditarik kembali maka dokter bisanya akan menyarankan untuk di sunat atau berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi.

Dan jika Anda seorang pria dan mengalami gejala balanitis seperti diatas maka ada baiknya untuk segera mengobatinya di Klinik Utama Gracia atau Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu mengenai masalah tersebut kepada Kami dengan mengklik tombol chat online di atas.



Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikandrologi.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.