Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 


Mungkin hampir sebagian besar orang akan mengira bahwa ejakulasi dini hanya terjadi pada pria saja, namun nyatanya ejakulasi dini pada wanita bisa saja terjadi, memang hal tersebut dirasa sangat aneh tapi nyatanya memang kaum wanita bisa mengalami hal tersebut.

Ejakulasi dini adalah ejakulasi yang tidak terkontrol dan biasanya hal tersebut terjadi ketika saat melakukan hubungan badan ataupun terjadi sebelum melakukan hubungan badan dengan pasangan dan permasalah klasik ini merupakan salah satu jenis dari disfungsi ereksi.

Nah, berbicara mengenai permasalahan ejakulasi dini memang tidak akan pernah habis-habisnya dan kali ini Kami akan membahas mengenai berbagai macam fakta menarik mengenai ejakulasi dini pada wanita dan pria, lalu apa sajakah faktanya?



5 Fakta Mengenai Ejakulasi Dini Pada Wanita dan Pria Ini Belum Diketahui Banyak Orang



Ejakulasi dini pada wanita adalah salah satu kondisi dimana kaum wanita mencapai orgasme dengan sangat cepat saat melakukan hubungan badan sebelum pasangan pria berejakulasi, bahkan hal tersebut bisa terjadi saat melakukan foreplay atau saat pasangannya baru mulai melakukan penetrasi, dan berikut di bawah ini adalah beberapa fakta mengenai ejakulasi dini pada wanita dan pria:

1. Ejakulasi Dini Bukan Kondisi Psikologis yang Murni
Mungkin kebanyakan orang akan mengira bahwa masalah ejakulasi dini hanya disebabkan oleh kondisi psikologis seperti: kecemasan, stres, kelelahan fisik dan kelelahan mental, dan depresi yang semuanya bisa mengarah pada masalah ejakulasi dini.

Namun faktanya dalam banyak kasus, kondisi biologis seperti penis yang terlalu sensitif dan pembesaran prostat bisa menyebabkan ejakulasi dini, jadi intinya jika Anda merasa memiliki permasalahan tersebut ada baiknya segera konsultasikan kepada dokter.

2. Klimaks Dalam Beberapa Menit Penetrasi Adalah Tanda Ejakulasi Dini
Mungkin sangat sulit untuk menentukan berapa lama waktu yang bisa menandakan seorang pria dikatakan mengalami ejakulasi dini karena berapa lama puncak klimaks seseorang pasti bisa berbeda-beda. Selain itu beberapa pasangan berpikir bahwa berhubungan badan kurang dari 20 menit adalah kasus ejakulasi dini, namun bagi orang lain hubungan badan selama 10 menit bisa sangat memuaskan.

Dan pada intinya jika pasangan Anda baru beberapa menit melakukan penetrasi tetapi sudah mengalami klimaks atau pasangan Anda selalu klimaks sebelum Anda, maka cobalah untuk berkonsultasikan dengan dokter karena dikhawatirkan pasangan Anda mengalami ejakulasi dini.

Baca juga: Suami Sering Keluar Saat Berhubungan Seks, Begini Cara Mengatasinya

3. Ejakulasi Dini Bisa Dikelompokkan Sebagai Masalah Seumur Hidup
Tahukah Anda bahwa ternyata ejakulasi dini dapat dikategorikan ejakulasi dini primer (seumur hidup) di mana seorang pria tidak memiliki kontrol ejakulasi sejak pertemuan seksual pertamanya sampai semasa hidupnya dan berikut di bawah ini adalah gejala-gejalanya:

- Mengalami ejakulasi yang selalu atau hampir selalu terjadi dalam rentang waktu 1 menit setelah melakukan penetrasi ke Miss V
- Tidak mampu untuk menunda ejakulasi pada saat melakukan penetrasi ke Miss V
- Biasanya ketika pria mengalami masalah tersebut dibarengi dengan perasaan, stress, frustrasi, dan menghindari hubungan seks dengan pasangan.

Sedangkan jenis ejakulasi dini sekunder memiliki gejala-gejala yang hampir mirip dengan ejakulasi dini primer, namun perbedaannya ejakulasi dini sekunder baru muncul setelah sebelumnya pria memiliki hubungan seksual yang memuaskan tanpa masalah ejakulasi.



4. Ejakulasi Dini Pada Wanita Bisa Saja Terjadi
Studi terbaru menunjukkan bahwa beberapa wanita bisa mengalami klimaks terlalu cepat, serupa dengan pria, bahkan wanita dengan kondisi ini dapat mengalami tingkat kecemasan dan kekhawatiran yang sama tentang hubungan seksual yang tidak memuaskan seperti pria dengan masalah ejakulasi dini, walaupun efek ejakulasi dini pada wanita memiliki tingkat stigma yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan pria.

Namun, menurut beberapa wanita yang mencapai klimaks terlalu cepat bisa sangat menyebalkan karena setelah ia mencapai orgasme beberapa wanita malah langsung berhenti untuk melanjutkan hubungan seksual atau bahkan langsung tertidur dan tentu saja hal ini dapat memiliki efek langsung pada pasangan mereka yang kehilangan pencapaian klimaks bersama.

Ejakulasi dini dapat dan dalam banyak kasus memang berdampak pada kepercayaan seksual dan sosial seorang pria. Sejumlah pilihan pengobatan memungkinkan pria berhasil mengelola PE

5. Ejakulasi Dini Bukanlah Penyakit
Salah satu kesalahpahaman terbesar dari masyarakat seputar ejakulasi dini adalah penyakit atau penyakit yang menyerang pria tertentu saja namun nyatanya hal tersebut adalah salah. Karena faktanya pria paling sehat pun bisa mengalaminya dan bisa mengalami ejakulasi dini di beberapa titik dalam kehidupan.

Sementara pada beberapa pria kondisi ini merupakan kejadian yang bisa terjadi sebanyak satu kali, di lain hal itu bisa terjadi beberapa kali dan sejumlah penelitian dengan jelas menunjukkan bahwa ejakulasi dini dapat terjadi karena faktor biologis dan psikologis .

Bahkan beberapa pria mungkin menderita keadaan ejakulasi dini yang lebih akut dimana hanya sedikit atau tidak ada kontrol selama waktu yang diperlukan untuk ejakulasi yang biasanya dalam waktu kurang dari semenit setelah melakukan penetrasi Ke Miss V.

Lalu, Bagaimanakah Cara Untuk Mencegah Ejakulasi Dini Pada Wanita dan Pria?



- Menggunakan Metode Pemerasan Pada Mr P
Cara mencegah ejakulasi dini yang pertama adalah dengan menggunakan metode pemerasan pada Mr P yang biasa Anda lakukan dengan tangan sendiri maupun dibantu dengan tangan pasangan Anda, lalu bagaimanakah cara melakukannya?

Caranya adalah dengan meremas ujung Mr P ketika akan Anda akan mengalami orgasme dengan jeda waktu 30 detik sebelum melakukan kembali rangsangan dan ketika Anda merasa sudah dapat mengontrol ejakulasi maka Anda dapat melakukan penetrasi lagi.

- Menggunakan Metode Start dan Berhenti
Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan metode start dan berhenti dan hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kontrol pria terhadap ejakulasi dini.

Karena dengan metode sederhana ini berarti Anda dapat menghentikan rangsangan seksual yang diberikan oleh pasangan dan caranya adalah hentikan penetrasi saat Anda merasakan akan mengalami orgasme, lalu hentikan seks sesaat dan lakukan penetrasi lagi jika Anda merasa sudah terkontrol.

Dan Anda bisa mencoba untuk melakukan metode ini selama tiga atau empat kali, saat melakukan hubungan seks sampai beberapa lalu biarkan ejakulasi terjadi, namun pasti metode ini bisa menimbulkan rasa ketidaknyamanan saat melakukan hubungan seks.

- Menggunakan Krim Tertentu dan Kondom
Tahukah Anda bahwa pada beberapa pria yang mengalami ejakulasi dini juga mendapat manfaat dari menggunakan krim tertentu untuk mengurangi rangsangan pada Mr P?
Karena dipercaya sejumlah krim tertentu bisa membius sebagian Mr P sehingga akan mengurangi rangsangan yang menyebabkan orgasme.

Dan pilihan lainnya adalah menggunakan satu atau lebih kondom terlebih kondom dapat mencegah kehamilan dan mencegah penyakit menular seksual, namun ada baiknya konsultasikan kepada dokter jika Anda ingin menggunakan krim tersebut.

- Hilangkan Stres
Tahukah Anda bahwa jika Anda sering mengalami perasaan cemas, selalu bersalah atau frustrasi tentang kehidupan seks Anda, maka hal tersebut malah dapat memperburuk kehidupan seks? dan akhirnya dapat memperburuk masalah ejakulasi dini. Maka untuk mengatasi hal tersebut cobalah untuk menghilangkan segera bentuk stres.

Nah, itulah tadi berbagai macam fakta menarik seputar masalah ejakulasi dini pada wanita dan pada pria dan jika misalkan Anda merasa memiliki permasalahan tersebut maka Anda bisa berkonsultasi dengan menekan tombol chat online di atas atau Anda juga bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia.



Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikandrologi.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.