Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

Penyebab Ejakulasi Dini, Gejala Dan Cara Pengobatan

Sebelum melakukan pengobatan, disarankan untuk mencari tahu Gejala dan Faktor Penyebab Ejakulasi Dini untuk menentukan cara pengobatan yang tepat. Beberapa faktor penyebabnya biasanya perpaduan antara faktor fisik dan psikologis.

Jika tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan disfungsi ereksi karena dapat berpengaruh terhadap kondisi psikologis, merasa malu, memiliki rasa takut untuk melakukan hubungan seksual. Berikut beberapa alasan yang menjadi penyebab ejakulasi dini, yaitu:


Penyebab Ejakulasi Dini

1. Kurang Percaya Diri

Ketika sedang dalam keadaan gelisah, takut, malu atau kurang percaya diri karena merasa tidak mampu ketika akan melakukan hubungan seksual biasanya akan mengalami gangguan ED. Kondisi seperti ini biasanya terjadi pada pria yang baru pertama kali akan melakukan hubungan seksual. Faktor psikologis lainnya bisa karena sedang memiliki permasalahan pribadi dan stres sedang merasa tidak nyaman.

2. Hasrat seksual tidak terkontrol

Terlalu bergairah bisa menyebabkan air mani cepat keluar karena semangat yang terlalu bergairah dapat mengakibatkan tidak mampu untuk mengontrol ejakulasi.

3. Kebiasaan masturbasi

Mencapai orgasme dengan cara masturbasi atau onani biasanya dilakukan dengan tergesa-gesa dan dipaksakan dan bebas menentukan kapan waktu yang tepat untuk orgasme. Tetapi berbeda ketika mencapai orgasme dengan cara berhubungan seksual dengan partner atau pasangan. Kondisi keadaan dan perbedaan ini yang bisa menjadi penyebabnya.

4. Belum berpengalaman

Kurangnya pengetahuan dan pendidikan seksual hal yang umum terjadi. Pria muda yang baru menikah biasanya akan mengalami gangguan ini, disebabkan karena belum berpengalaman untuk melakukan hubungan seksual.

5. Memiliki tubuh sensitif

Sebagian pria memiliki tubuh yang sensitif, setiap gesekan ketika berhubungan akan menimbulkan sensasi luar biasa sehingga tidak bisa mengontrol ejakulasinya. Mengatasi tubuh yang sensitif disarankan untuk melakukan latihan gesekan ringan dengan pasangan sebelum melakukan hubungan intim.

6. Pengaruh obat tertentu

Obat yang sering dikonsumsi memiliki efek ke beberapa fungsi saraf, jika Anda mengalaminya karena pengaruh obat disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter.

7. Penyakit Fisik

Kemampuan ereksi ditentukan oleh aliran darah ke penis. Ada banyak penyakit yang berpengaruh terhadap kemampuan seksual diantaranya penyakit jantung, penyakit prostat, tekanan darah tinggi, diabetes. Segera konsultasi dengan dokter untuk mengatasi permasalahan ini.

8. Faktor usia dan penyakit degeneratif

Ketika masih muda Anda tidak mengalaminya, tetapi ketika telah lanjut usia kemampuan seksual bisa menurun hal ini disebabkan karena faktor usia dan penyakit degeneratif yaitu penyakit yang disebabkan karena bertambahnya usia.

9. Pengaruh Hormon Testosteron dan Fungsi Serotonin

Hormon testosteron yang tidak wajar, memiliki gangguan saraf, kelenjar tiroid bermasalah dan inflamasi saluran uretra, serotonin dengan kadar rendah bisa menjadi salah satu faktor penyebab ED.


Apakah melakukan masturbasi berlebihan bisa menjadi penyebab ED?

Masturbasi merupakan salah satu penyebab, tetapi tidak berdampak buruk untuk kesehatan "jika dilakukan secara higienis, teratur dan tidak mengganggu kegiatan sehari-hari". Dampak buruk lainnya adalah penis menjadi tidak tahan lama ketika melakukan hubungan seksual bersama pasangan.

Masturbasi atau onani adalah kegiatan yang bertujuan untuk memuaskan hasrat seksual untuk mendapatkan kenikmatan dengan mengeluarkan air mani secara paksa. Masturbasi dilakukan dengan cara menggesekkan tangan atau benda lainnya ke organ seksual oleh diri sendiri sehingga mengeluarkan sperma dan mencapai orgasme.


Mengapa masturbasi bisa menjadi penyebab ED?

Karena pada saat onani tidak ada partner atau organ hidup sehingga bebas untuk menentukan kapan akan terjadi ejakulasi dan orgasme. Pada saat melakukannya, biasanya selalu ingin mencapai orgasme secara tergesa-gesa atau dipaksakan untuk mencapai orgasme.

Sangat berbeda keadaanya ketika melakukan hubungan seksual bersama pasangan sehingga diperlukan adaptasi dan tidak bisa menentukan kapan saja untuk mencapai orgasme. Proses adaptasi ini sering membuat pria mengalaminya.


Dampak buruk melakukan masturbasi berlebihan antara lain:

  • Kemampuan ereksi menjadi lemah karena saraf para simpatik mengalami gangguan, sehingga mempengaruhi kemampuan otak merespons rangsangan seksual.
  • Pada tingkat yang parah bisa menyebabkan impotensi atau penis tidak bisa berdiri sama sekali.
  • Terjadi kebocoran katup air mani karena terjadi gangguan untuk membuka dan menutup saluran air mani dengan tepat sehingga air mani tidak hanya keluar saat terjadi ereksi.

Dampak buruk lainnya adalah menyebabkan tubuh menjadi lemah, loyo sehingga mempengaruhi kualitas dan kuantitas produktifitas kerja.

Jika Anda telah terbiasa melakukan secara berlebihan, disarankan untuk segera mengurangi intensitas dan jika mengalami kesulitan jangan malu untuk konsultasi langsung ke dokter andrologi, dokter spesialis gangguan sistem reproduksi pria atau datang ke klinik kelamin.

Saat ini Anda dapat melakukan konsultasi gratis secara online untuk mengetahui bagaimana cara mengatasinya?

Cara mengatasinya dapat dilakukan secara medis maupun non-medis. Cara pengobatan ED disesuaikan dengan apa yang menjadi penyebabnya, apakah karena faktor kesehatan, psikologis, pengaruh obat atau pengaruh gaya hidup yang tidak sehat. Dampak buruk ED yang paling dirasakan berpengaruh terhadap psikologis dan mental yaitu rasa percaya diri menjadi berkurang, merasa malu karena tidak dapat memberikan kepuasan seksual untuk diri sendiri maupun pasangan.


Memiliki gangguan ED dapat menghambat sperma mencapai vagina untuk membuahi sel telur. Jika hal ini terjadi maka akan sulit untuk mendapatkan keturunan. Banyak faktor yang menyebabkan sulit keturunan (infertilitas), ED bisa saja menjadi salah satu penyebabnya.