Gonore Adalah

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

Gonore adalah Penyakit menular seksual yang diakibatkan oleh Bakteri Neseria Gonorea. Karena sulit untuk disembuhkan dan terdapat di berbagai negara, maka penyakit ini sudah menjadi masalah utama di dunia, khususnya di negara berkembang atau sedang berkembang.

Bakteri Neseria Gonorea

Pengertian Penyakit Gonore/Gonorhea/Kencing Nanah

Menurut Wikipedia, Kencing nanah atau penyakit gonore adalah (Bahasa Inggris: gonorrhoea /gonorrhea ) adalah penyakit kelamin menular akibat kontak seksual secara langsung yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan, dan konjungtiva (bagian putih mata). Melalui aliran darah, gonorhea dapat menyebar ke bagian tubuh lain, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonorhea bisa menjalar ke saluran kelamin serta dapat menginfeksi selaput dalam pinggul sehingga timbul nyeri pada pinggul dan terjadinya gangguan reproduksi.

Gonorhea merupakan penyakit infeksi yang menyerang lapisan epitel (lapisan paling atas dari suatu jaringan). Jika tidak segera untuk diobati, maka infeksi dapat menyebar ke jaringan yang lebih dalam. Biasanya membentuk koloni di daerah Mukosa, Anogenital, dan Orofaring.

Istilah lain Penyakit Gonore adalah penyakit kencing nanah. Penyakit ini menular melalui kontak genital atau hubungan seksual yang tidak aman. Selain menular melalui kontak genital, penyakit ini juga dapat menular melalui media lain yang sudah terkontaminasi Bakteri Neseria Gonorea. Seperti sentuhan tangan, pakaian, atau berbagi penggunaan barang-barang dengan penderita atau orang yang mengidap penyakit.


Gambaran Klinis Mengenai Tahapan Gonorhea Pada Laki-Laki

Seorang pria yang melakukan satu kali kontak genital (hubungan seksual) dengan wanita yang terinfeksi Bakteri Neseria Gonorea, 25% pria tersebut adakan terkena penyakit gonorhea, dan 85% terkena penyakit uretritis akut. Setelah 2-10 hari, penderita akan mengalami nyeri dan panas ketika kencing disertai dengan keluarnya nanah kental dengan warna kuning kehijauan. Gejala awal yang ditimbulkan biasanya umum seperti penyakit lainnya, sehingga pada keadaan ini biasanya penderita tetap merasa sehat.

Masa inkubasi pada pria lebih panjang (1-47 hari) dari laporan sebelumnya. Dalam keadaan ini, apabila tidak segera untuk dilakukan pengobatan, dalam beberapa hari sampi minggu akan menimbulkan komplikasi lokal. Komplikasi lokal seperti epididimitis yang diawali dengan gejala awal sakit ketika kencing, frekurensi buang air kecil meningkat, keluar tetesan darah pada akhir kencing.


Gambaran Klinis Mengenai Tahapan Gonorhea Pada Wanita

infographics

Karena wanita memiliki uretra yang pendek, maka gejala awal biasanya ditandai dengan gejala Uretritis ringan atau bahkan tidak ada sama sekali. Kontak pertama pada cerviks, maka gejala awal yang paling menonjol bisa berupa cervicitis dengan keluhan keputihan.

Keputihan dianggap hal yang biasa oleh sebagian wanita sehingga tidak ditangani secara serius sehingga penderita merasa tidak perlu untuk melakukan pemeriksaan (berobat ke dokter). Dalam keadaan ini, wanita bisa menjadi carries dan menjadi sumber penularan tersembunyi.

Pada wanita, infeksi primer terjadi di endocerviks, kemudian menyebar ke arah uretra dan vagina, serta meningkatkan cairan mukopurulen. Hal ini dapat berkembang menjadi Tuba Uterine, menyebabkan terjadinya Salpingitis, Fibrosis dan Obliterasi Tuba. Untuk Salpingitis, 20% bisa menyebabkan infertilitas (ketidaksuburan) karena Gonococci.


Gambaran Klinis Mengenai Tahapan Penyakit Gonore Pada Bayi

Mata pada bayi yang baru lahir dapat terinfeksi karena berada di dalam saluran lahir ibunya yang memiliki penyakit gonorhea. Jika tdak diobati dapat menimbulkan kebutaan pada bayi. Hal ini disebut juga Ophtalmia Nenonatorum yang diakibatkan oleh Gonococci. Untuk mencegah ini, segera lakukan konsultasi ke dokter untuk mendapatkan bimbingan dan pengobatan secara medis.


Diagnosa Penyakit Gonorhea

  1. Pemeriksaan klinis uretritis disertai dengan pemeriksaan bakteriologis.
  2. Pemeriksaan langsung dengan pewarnaan gram untuk kasus gonorhea bersifat Simtomatis.
  3. Pembiakan dengan pembenihan Thayer Martin, untuk kasus yang bersifat Asimtomatis.
  4. Enzyme immunoassay, melakukan deteksi antigen gonokokus dari sekret genital.
  5. Polimerase Chain Reaction (PCS), proses identifikasi gonokokus dengan PCR, dapat juga menggunakan sample urine.

Pencegahan Penyakit Gonore

Penderita Gonore harus mengetahui dan memahami dengan baik dan benar tentang penyakit ini. Hal ini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan dan pencegahan karena Penyakit Gonore adalah penyakit menular kembali serta terjadi komplikasi jika tidak terobati secara tuntas.

Penyakit Gonore adalah penyakit berbahaya, cara pencegahan terbaik adalah dengan menghindari kontak seksual langsung dengan pasangan yang berisiko mengidap Gonore. Oleh karena itu pendidikan seksual, moral dan agama sejak dini sangat diperlukan sebagai pondasi pencegahan terkena penyakit ini.


Pengobatan Dan Kesimpulan Mengenai Penyakit Gonore

Gonore adalah penyakit menular seksual berbahaya, disebabkan oleh Bakteri Neiserria Goorrheae yang menyerang uretra pada pria, dan endocervix pada wanita. Menurut WHO, setiap tahun ada 25 juta kasus baru di seluruh dunia.

Neiserria Goorrheae adalah bakteri kokos gram negatif, memiliki ukuran 0,6-1,5 μm, bentuk seperti biji kopi dengan sis datar berhadap-hadapan. Kuman ini tidak motil dan tidak membentuk spora.

Masa tunas gonore singkat, pada saat masa tunas sulit di tentukan karena secara umum bersifat asimtomatis.

Menurut Wikipedia, Penyakit Asimtomatik adalah suatu penyakit dimana pasien tidak menyadari gejala-gejala mengenai penyakit tersebut. Penyakit asimptomatik kemungkinan tidak akan terdeteksi sampai melakukan tes medikal (bisa menggunakan sinar X atau investigasi lainnya). Beberapa penyakit dapat tidak diketahui gejala-gejalanya dalam waktu yang panjang, termasuk beberapa penyakit kanker.

Diagnosis penyakit gonore berdasarkan gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium. Secara klinis maupun laboratorium, diagnosis pada laki-laki lebih mudah diketahui daripada wanita karena pada wanita sering kali Asimtomatis.

Setelah melakukan diagnosis dengan baik dan benar, langkah selanjutnya adalah melakukan pengobatan. Tanpa berdasarkan diagnosis, penggunaan antibiotik mahal dan peralatan medis yang canggih tidak akan menjamin kesembuhan, sebaliknya dapat berdampak buruk dalam penggunaan karena resistensi kuman yang berbahaya.


Penyakit Gonore Adalah Penyakit Menular Seksual yang berbahaya. Proses pengobatan Gonore yang benar adalah dengan pemilihan obat yang tepat serta dosis yang adekuat bertujuan untuk menghindari resistensi bakteri. Melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan dokter secara teratur sampai penyakit dinyatakan sembuh. Sebelum penyakit dinyatakan sembuh, dianjurkan untuk tidak melakukan kontak seksual serta pasangan seksual juga harus diperiksa dan diobati agar tidak terjadi saling menularkan penyakit gonore.