Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

Tanda-tanda gejala akibat infeksi pada saluran kemih bagian atas seperti pada ginjal dan ureter berbeda dengan gejala infeksi saluran kemih bagian bawah seperti pada kandung kemih dan uretra. Jika infeksi sudah menyebar, bisa saja akan mengalami keduanya.


Tanda-tanda gejala ISK bagian bawah antara lain:

  • Mengalami sindrom uretra
    • Sering melakukan buang air kecil atau dorongan untuk selalu buang air kecil.
    • Merasakan nyeri tumpul secara konstan di daerah kemaluan.
    • Merasakan nyeri ketika buang air kecil (disuria).
  • Air seni berawan, bisa kemungkinan sampai ada darah dalam urin (hematuria).
  • Air seni memiliki bau yang tidak sedap.
  • Sakit pada punggung.
  • Secara umum selalu merasa sedang tidak sehat.

Gejala ISK bagian atas antara lain:

  • Mengalami demam tinggi dengan suhu lebih dari 38º C.
  • Menggigil yang tidak terkendali.
  • Rasa mual dan ingin muntah, bahkan sampai muntah.
  • Mengalami diare atau encer ketika buang air besar.

Seseorang yang mengalami infeksi saluran kemih bagian atas dapat merasakan sakit pada punggung yang kemudian menjalar sampai ke perut dan pangkal paha. Rasa sakit yang dirasakan memiliki tingkatan, mulai dari rasa sakit sedang sampai dengan berat. Rasa sakit yang hebat biasanya ketika buang air kecil.

Yang perlu diingat adalah gejala-gejala tersebut di atas memiliki kesamaan dengan gejala penyakit lainnya dan itu dapat diartikan bahwa ketika seseorang mengalami gejala tersebut di atas, maka belum tentu ia terkena infeksi saluran kemih. Satu hal yang perlu untuk waspada adalah ketika kondisinya masih dalam keadaan diduga, maka harus segera dicari melalui pemeriksaan medis oleh dokter.


Kapan Harus ke Dokter?

Walaupun banyak kasus pada infeksi saluran kemih bagian bawah itu terasa ringan dan dapat membaik dalam beberapa hari, disarankan tetap untuk berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala ISK yang menyebabkan rasa sakit dan membuat ketidaknyamanan dan tidak kunjung sembuh lebih dari lima hari.

Tetapi khusus untuk kasus gejala infeksi saluran kemih bagian atas, harus segera melakukan pemeriksaan medis atau berobat ke dokter.


Bagaimana Dokter Melakukan Diagnosa ISK?

Untuk mengetahui bahwa seseorang terjangkit ISK, Dokter akan melakukan pemeriksaan secara medis dengan cara berikut:

  1. Pemeriksaan laboratorium dan analisis sampel urin
    Urin akan ditampung, kemudian melakukan pemeriksaan di laboratorium dan melakukan analisis untuk mencari sel-sel darah putih, sel darah merah atau bakteri.
  2. Kultur Bakteri
    Analisis hasil uji laboratorium urin terkadang dilanjutkan dengan kultur urin. Tes ini akan memberitahu dokter bakteri apa saja yang menyebabkan infeksi sehingga dapat menentukan jenis obat yang paling efektif.
  3. Tes Pencitraan
    Jika Anda terlalu sering mengalami ISK, dokter dapat menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan ultrasound (USG), magnetic resonance imaging (MRI)  atau computerized tomography (CT) scan agar dapat melihat gambaran saluran kemih  Anda.

Jika diagnosis sudah didapatkan, dokter biasanya akan melakukan pengobatan dan memberikan obat sesuai dengan hasil diagnosa.


Apa Komplikasi Infeksi Saluran Kemih? Jika segera dilakukan pengobatan dengan benar, infeksi saluran kemih pada bagian bawah jarang menyebabkan komplikasi. Tetapi jika tidak segera diobati, infeksi saluran kemih dapat memiliki konsekuensi serius. Untuk lebih jelasnya silakan Klik Dampak Infeksi Saluran kemih.