Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Setiap manusia normal tentunya akan mengalami kondisi buang air kecil di setiap harinya, berdasarkan penelitian, pada umumnya manusia akan buang air kecil sebanyak 4 hingga 8 kali dalam sehari. Namun, apabila hal ini dilakukan terlalu sering bahkan mengganggu aktifitas Anda sehari-hari, maka hal ini bukanlah sesuatu yang normal dan dapat mengindikasikan terjadinya sesuatu. Sebenarnya apa sih penyebab sering buang air kecil itu?

 

Penyebab sering buang air kecil

Banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mengetahui berbagai macam penyebab sering buang air kecil. Berikut ini adalah kondisi yang merupakan penyebab sering buang air kecil serta beberapa gejala yang biasa menyertainya, antara lain yaitu:

  • Terlalu aktifnya kandung kemih. Kondisi ini terjadi saat otot yang terdapat pada kantung kemih secara tiba-tiba berkontraksi dengan tidak terkontrol. Hal ini menyebabkan perasaan ingin buang air kecil meskipun kandung kemih belum terisi penuh dengan cairan urine.

  • Batu ginjal. Batu ginjal adalah batu mineral yang terbentuk di dalam kandung kemih ketika urine terkonsentrasi. Gejala lain yang timbul yaitu sedikitnya cairan urine yang keluar disertai dengan rasa nyeri, sakit pada perut bagian bawah, seringnya bangun tidur ketika malam hari untuk kencing, saat urine dikeluarkan disertai dengan darah atau warna urine yang mengalami perubahan menjadi warna keruh atau gelap.
  • Infeksi ginjal. Beberapa gejala infeksi ginjal ternyata bukan hanya sering buang air kecil, namun juga dapat menimbulkan rasa sakit pada bagian punggung, mual, muntah, diare, demam, sakit pada bagian pangkal paha, dan gemetaran.
  • Infeksi kandung kemih. Beberapa gejala yang timbul akibat infeksi kandung kemih, antara lain yaitu rasa ingin buang air kecil yang tidak tertahankan disertai dengan demam, perasaan tidak nyaman atau munculnya rasa nyeri pada daerah sekitar perut.
  • Beberapa gejala diabetes dapat terdeteksi antara lain yaitu sering buang air kecil dengan jumlah urine yang tidak normal. Hal ini terjadi akibat tubuh yang berusaha untuk membersihkan glukosa tidak terpakai yang terdapat di dalam darah dan dikeluarkan melalui urine.
  • Gangguan prostat. Seseorang yang mengalami gangguan prostat akan mengalami pembesaran kelenjar prostat yang dapat menekan uretra sehingga menutup aliran urine. Aliran urine yang tertutup akan menyebabkan dinding kandung kemih mengalami iritasi. Hal ini tentu saja menyebabkan dinding kandung kemih mengalami iritasi sehingga menyebabkan kandung kemih menjadi sangat mudah dalam melakukan kontraksi meskipun saat itu urine dalam jumlah yang sedikit sehingga menyebabkan rasa ingin buang air kecil menjadi semakin sering.
  • Stroke atau penyakit saraf. Kerusakan saraf yang terjadi pada sekitar wilayah kandung kemih dapat menjadi pemicu munculnya perasaan ingin buang air kecil secara terus menerus.
  • Terjadinya peradangan pada dinding usus besar atau diverkulitis. Beberapa gejala yang timbul akibat terjadinya peradangan di bagian dinding usus besar yaitu munculnya rasa nyeri pada bagian pusar dan bergerak menuju ke bagian bawah perut, terjadinya pendarahan dari dubur, demam, serta munculnya perasaan ingin buang air kecil secara terus menerus yang disertai dengan rasa nyeri.
  • Mengkonsumsi obat-obatan diuretik. Obat diuretik merupakan obat yang dikonsumsi oleh orang-orang yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi. Oleh karena itu untuk menekan tekanan darah tinggi tersebut, dokter biasanya akan memberikan obat jenis ini. Obat diuretik akan membuang cairan berlebih di dalam tubuh Anda. Hal inilah yang menjadi penyebab sering buang air kecil secara terus menerus.
  • Faktor psikologis seseorang. Salah satu faktor munculnya perasaan buang air kecil secara terus menerus adalah faktor psikologis seseorang, seperti cemas secara berlebihan, munculnya perasaan khawatir terhadap berbagai hal tanpa mendapatkan kejelasan secara spesifik penyebabnya. Gejala lainnya yaitu munculnya keinginan untuk terus buang air kecil, jantung berdebar-debar, mudah berkeringat, mudah terkejut, otot yang tegang, mudah marah, sulit tidur, sulit berkonsenstrasi, diare, mual, gemetaran, sakit punggung dan sakit kepala.

Itulah beberapa penyebab sering buang air kecil. Apabila Anda ingin mengetahui secara lebih lengkap mengenai hal ini, Anda dapat berkonsultasi secara langsung dengan staff medis kami melalui tombol konsultasi di bawah ini.