Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Apakah Anda pernah merasakan sakit ketika berkemih yang dibarengi dengan keluarnya air urin yang berbau menyengat? jika ya maka itu gejala ISK, lalu apakah ISK itu? Dan bagaimanakah cara untuk mengatasinya?

ISK ataupun singkatan dari Infeksi Saluran Kemih adalah salah satu infeksi yang menyerang saluran kemih ataupun saluran kencing, dimana ISK tersebut paling sering menginfeksi saluran kemih bagian bawah dan ternyata ISK diberikan dengan nama yang berbeda-beda tergantung dari mana ISK terjadi.

Misalnya saja infeksi kandung kemih diberi nama sistitis, sedangkan infeksi uretra diberi nama uretritis sedangkan infeksi pada ginjal diberi nama pielonefritis, dan perlu Anda ketahui bahwa ISK lebih terjadi pada wanita karena saluran uretra wanita lebih pendek pada pria dan ini lebih dekat ke anus sehingga lebih mungkin bakteri untuk berpindah cepat ke kandung kemih



Awas, Inilah Gejala ISK Pada Wanita, Apa Sajakah Itu?



Tahukah Anda bahwa gejala ISK tergantung pada bagian saluran kemih mana yang terinfeksi? Dan berikut di bawah ini adalah berbagai macam gejala-gejala ISK yang perlu Anda waspadai diantaranya:

A. Gejala ISK Saluran Kemih Bawah
Biasanya ISK saluran kemih bawah bisa mempengaruhi uretra dan kandung kemih dan Gejala saluran kemih bawah meliputi:

- Terasa terbakar saat buang air kecil
- Peningkatan frekuensi untuk buang air kecil walaupun saat pergi ke toilet tidak banyak buang air kecil
- Meningkatnya urgensi untuk lebih sering buang air kecil
- Air urin berdarah serta seperti berawan
- Air urin yang terlihat seperti warna cola atau teh
- Air urin memiliki bau yang kuat
- Terasa nyeri pada bagian panggul (khususnya pada wanita)
- Terasa nyeri pada dubur (khususnya pada pria)

B. Gejala ISK Saluran Kemih Atas
Pada umumnya ISK saluran atas bisa mempengaruhi ginjal, sehingga hal ini bisa berpotensi mengancam jiwa jika bakteri berpindah dari ginjal yang terinfeksi ke dalam darah. Dan kondisi ini disebut urosepsis yang dapat menyebabkan tekanan darah, syok, dan kematian yang sangat rendah, gejalanya diantaranya adalah sebagai berikut:

- Terasa nyeri dan tertekan di bagian punggung atas dan samping
- Merasa panas dingin
- Merasa demam, mual dan muntah-muntah




Lalu, Apakah yang Menyebabkan Wanita Sering Mengalami Infeksi Saluran Kemih?
Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa kaum wanita lebih sering mengalami ISK karena anatomi tubuh mereka, dan itulah mengapa sangat penting bagi wanita untuk membersihkan Miss V dari arah depan ke belakang setelah buang air kecil dan hal tersebut bertujuan agar mencegah bakteri E. Coli untuk masuk ke uretra

Karena bakteri dari usus besar, seperti E. coli berada dalam posisi sempurna untuk lolos dari anus dan menyerang uretra dan dari sana bakteri tersebut bisa melakukan perjalanan ke kandung kemih, dan jika infeksi tidak segera diobati maka bisa menginfeksi ginjal.

Sedangkan wanita mungkin sangat rentan terhadap ISK karena memiliki uretra lebih pendek dibandingkan dengan pria yang memungkinkan akses bakteri lebih cepat masuk ke kandung kemih, selain bakteri E. Coli ternyata berhubungan seks juga bisa mengakibatkan bakteri untuk masuk ke dalam saluran kemih juga.

Saya Terinfeksi ISK, Bagaimana Cara Mengatasinya?
Seperti yang sudah kita ketahui bahwa hampir sebagian besar infeksi saluran kemih biasanya disebabkan oleh adanya bakteri seperti bakteri E. Coli dan bakteri tersebut paling sering diobati dengan menggunakan antibiotik atau antimikroba dari resep dokter.

Namun, perlu Anda ingat bahwa jenis pengobatan dan lama pengobatan akan tergantung pada gejala dan riwayat pasien yang mengalami infeksi saluran kemih.
Pengobatan lengkap harus selalu dilakukan untuk ISK untuk memastikan bahwa infeksi telah benar-benar jelas, dan untuk mengurangi risiko bakteri untuk melawan antibiotik maka cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter.

Selain itu dengan meminum banyak air putih dan sering buang air kecil selalu disarankan untuk orang yang menderita ISK, karena hal sederhana ini sangat membantu untuk membersihkan bakteri dari saluran kemih.

Dan berbagai macam obat pereda nyeri mungkin diresepkan dari dokter untuk mengurangi rasa sakit, dan dengan menerapkan alas pemanas ataupun bantal pemanas ke bagian belakang atau perut juga bisa membantu untuk mengurangi gejala ISK. Berikut di bawah ini adalah beberapa lamanya pengobatan untuk ISK.

Baca juga: Apakah Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita Bisa Berbahaya?

- Untuk jenis ISK yang tidak rumit yang biasanya terjadi pada orang sehat dengan saluran kemih normal normal dan biasanya jenis ISK ini bisa disembuhkan dengan pengobatan 2-3 hari.

- Untuk jenis ISK yang rumit yang biasanya kondisi tersebut terjadi pada orang yang dilemahkan dengan beberapa kondisi lain, seperti mengalami kehamilan dan transplantasi jantung maka jenis ISK ini cenderung membutuhkan jangka waktu antibiotik yang lebih lama, biasanya antara 7-14 hari.

- Untuk menyembuhkan ISK yang disebabkan oleh masalah dalam sistem saluran kemih, maka masalah mendasar perlu ditemukan dan diperbaiki dan jika tidak diobati maka infeksi ini bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal.

Bagaimanakah Cara Untuk Mencegah Infeksi Saluran Kemih?



- Cobalah untuk mengosongkan kandung kemih sepenuhnya ketika Anda berkemih dan jangan terburu-buru saat berkemih

- Cobalah untuk membersihkan Miss V dari arah depan ke belakang

- Minum banyak air putih minimal 8 gelas setiap hari

- Ada baiknya untuk menjauhi semprotan kebersihan area kewanitaan karena mungkin produk tersebut hanya akan meningkatkan iritasi pada Miss V

- Jangan lupa untuk membersihkan area kelamin Anda sebelum melakukan hubungan seks

- Ada baiknya untuk membersihkan area Miss V dengan air setelah bercinta untuk menyiram bakteri yang mungkin masuk ke uretra

- Jika Anda menggunakan diafragma, kondom yang tidak dilumasi, atau jeli spermisida untuk pengendalian kelahiran, maka ada baiknya pertimbangkan untuk beralih ke metode pencegahan kehamilan yang lain.

- Karena penggunaan diafragma dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri, sementara kondom yang tidak dimetabolisasi dan spermisida dapat menyebabkan iritasi dan pada akhirnya semua hal tersebut bisa membuat gejala ISK lebih mungkin terjadi.

- Jaga agar daerah Miss V Anda agar tetap kering dengan mengenakan pakaian dalam berbahan katun dan pakaian longgar.

- Hindari juga celana jeans yang ketat dan pakaian nilon, karena mereka bisa menjebak kelembaban sehingga bisa menciptakan lingkungan yang sempurna untuk pertumbuhan bakteri berlebih.

Nah, itulah tadi berbagai macam gejala-gejala ISK yang perlu Anda ketahui dan jika Anda merasa telah memiliki gejala ISK tersebut maka ada baiknya segera konsultasikan dengan mengklik tombol chat online di atas atau Anda juga bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia

Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikandrologi.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.