Penyebab Kemandulan Pada Pria

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

Penyebab mandul pada pria (infertilitas pria) disebabkan karena beberapa faktor, yang paling berpengaruh adalah gangguan hormonal. Sedangkan faktor lain bisa terjadi karena faktor kelainan maupun faktor dari luar selain hormon.

Penyebab Kemandulan Pada Pria

Kesuburan merupakan suatu ukuran dan kondisi seseorang apakah untuk bisa memiliki keturunan. Usia kesuburan untuk wanita adalah antara usia 13-50 tahun. Kesuburan merupakan kondisi kemampuan alami seseorang untuk dapat melakukan proses reproduksi. Seseorang dalam kondisi subur bisa mendapatkan anak jika melakukan perkawinan dengan pasangan yang juga dalam keadaan subur.

Akan tetapi, memiliki gangguan kesuburan belum tentu akan terjadi kemandulan. Ketidaksuburan dapat mengurangi kemungkinan pembuahan sel telur terjadi.

Dampak akibat ketidaksuburan biasanya mengganggu keharmonisan rumah tangga. Permasalahan ini bisa dialami oleh siapa saja, baik pria maupun wanita. Ketidaksuburan disebabkan karena ada gangguan pada alat sistem reproduksi.


Mengapa Bisa Terjadi Kemandulan?

Penyebab mandul

Wanita memproduksi sel telur yang berkualitas rata-rata setiap 28 hari sekali. Pada pria, sperma dapat diproduksi setiap saat, akan tetapi ada suatu kondisi kualitas sperma menurun sehingga proses pembuahan tidak berjalan dengan sukses.

Ketika terjadi permasalahan ini, tidak ada yang bisa disalahkan karena ada banyak sekali faktor yang menjadi penyebab kemandulan.


Kapan Mulai Dinyatakan Tidak Subur?

Penyebab mandul

Sepasang suami istri dapat dinyatakan tidak subur/kurang subur jika telah dua tahun menikah tetapi tidak terjadi kehamilan, dengan syarat tidak berusaha untuk menunda kehamilan.

Suami isteri yang menggunakan alat kontrasepsi tidak termasuk ke dalam kategori mandul karena berusaha untuk mencegah terjadinya kehamilan.


Faktor-faktor Penyebab Mandul Pria

Ada banyak faktor penyebab mandul pada pria, antara lain:

1. Mutasi Genetik

Mutasi genetik pada pria adalah suatu kondisi dimana kromosom yang dimiliki tidak normal sehingga menjadi penyebab mandul.

Gangguan genetik yang kemungkinan terjadi adalah cystic fibrosis/mucoviscidosis, yaitu penyakit yang disebabkan karena autosom bersifat resesif. Salah satu gangguan yang disebabkan oleh penyakit ini adalah infertilitas.

Gejala ditandai dengan penggembungan pada kuku jari dan terdapat gangguan genetik bernama Sindrom Klinefelter, yaitu suatu kondisi dimana terdapat ekstra kromosom X di kariotipe standar pria.

Kromosom X tambahan yang terdapat pada Sindrom Klinefelter dapat menyebabkan gangguan hormon testosteron, hal ini terjadi karena tekanan kromosom X dapat menjadi penyebab mandul.


2. Gangguan Hormonal

Penyebab mandul

Gangguan hormonal menjadi masalah utama seorang pria dapat mengalami infertilitas. Kelainan pada estost dapat mengurangi produksi dan kualitas sperma.

Selain itu, seorang pria yang mengalami kelainan hipofisis atau estoster, kemampuan memproduksi sperma lebih rendah dibandingkan dengan pria normal.

Hormon ini dinamakan Luteinizing hormone yang berfungsi untuk merangsang spermatogenesis dan memproduksi testosterone yang diproduksi di bagian hipofisis anterior.


3. Masalah Varikokel

Pria yang memiliki kelainan anatomi dapat mengalami infertilitas. Pria yang terserang varikokel, maka pampiniform plexus atau kumpulan pembuluh darah vena yang terdapat pada saluran sperma akan mengalami perbesaran secara abnormal. Hal ini dapat disebabkan karena terdapat kelainan pada katup pembuluh darah (terjepitnya pembuluh darah).

Oleh karena itu, sperma tidak dapat keluar sehingga menyebabkan kemandulan. Gejala penyakit ini ditandai dengan benjolan pada skrotum.


4. Kelainan Anatomis Sejak Lahir

Saluran sperma tidak terbentuk maksimal sejak lahir, hal ini bisa menjadi penyebab saluran sperma tersumbat sehingga berujung dengan kemandulan.

Kelainan ini dapat menjadi penyebab terjadinya infeksi, peradangan dan menyumbat aliran sperma. Infeksi terjadi karena ada serangan dari bakteri, atau virus dang menular melalui penyakit menular seksual.

Kelainan sistem transportasi darah juga dapat menjadi penyebab mandul pada pria. Agar dapat terjadi ereksi, darah akan mengisi pembuluh darah pada penis. Jika aliran darah menuju penis terganggu, maka dapat terjadi impotensi.


5. Kebiasaan Merokok

Penyebab mandul

Nikotin memiliki sifat mengentalkan darah, maka hal ini dapat mengganggu terjadinya ereksi dengan sempurna sehingga terjadi impotensi dan kemampuan untuk membuahi sel telur menurun.


6. Kebiasaan Mabuk

Mengkonsumsi alkohol berlebihan dapat mengurangi jumlah estost estosterone yang dibutuhkan dalam produksi sperma.


7. Radiasi Alat Elektronik

Radiasi yang dipancarkan dari peralatan elektronik dapat mengurangi konsentrasi sel sperma sehingga dapat berkurang jumlahnya. Gerakan sel sperma akan menjadi lambat sehingga kesempatan sel sperma untuk dapat mencapai sel telur sebelum sel sperma mati jadi berkurang.


8. Konsumsi Obat Terlarang

Obat-obatan penenang, ormoneic, pereda rasa sakit, dan terapi hormonal dapat menjadi salah satu penyebab infertilitas karena berpengaruh terhadap kondisi dan kestabilan ormone pada pria.