Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Bagaimana cara menghilangkan keputihan? Keputihan yang dialami oleh para wanita merupakan kondisi yang normal dan wajar terjadi. Keputihan memiliki fungsi untuk membersihkan serta melindungi vagina dari infeksi.

Ketika terjadi keputihan, lendir akan keluar dari vagina dengan membawa sel-sel mati serta bakteri. Lendir yang dikeluarkan ketika keputihan berasal dari leher rahim atau serviks serta dari kelenjar vagina. Dalam kondisi normal, lendir berwarna bening sampai keputih-putihan, tidak menimbulkan rasa perih dan gatal serta tidak berbau. Jika keputihan yang dialami dalam kondisi seperti ini, tidak perlu dilakukan pengobatan secara medis karena kondisi termasuk keadaan yang normal.

Meskipun keputihan merupakan hal yang wajar, ada beberapa jenis keputihan yang harus diwaspadai, antara lain:

  1. Keputihan yang ditandai dengan lendir dengan warna putih keabu-abuan. Lendir berbau amis disertai dengan rasa gatal dan iritasi. Hal ini dapat terjadi karena infeksi vaginosis bakteri.
  2. Keputihan yang ditandai dengan warna coklat serta tercampur darah di dalamnya. Secara umum, hal ini dapat terjadi akibat mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Walaupun hal ini jarang terjadi, para wanita harus tetap waspada terhadap kondisi tersebut karena dapat menjadi indikasi terjadinya kanker serviks atau kanker leher rahim.
  3. Keputihan yang ditandai dengan rasa nyeri dan pendarahan. Rasa nyeri biasanya dirasakan pada tulang panggul, buang air kecil atau pendarahan yang terjadi di luar siklus menstruasi atau beberapa saat setelah melakukan hubungan seksual dengan disertai dengan keputihan. Hal ini perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi terjadinya penyakit seksual menular yang disebabkan oleh jamur atau bakteri seperti penyakit klamidia atau gonore.
  4. Keputihan yang ditandai lendir dengan warna hijau, kuning serta berbuih. Hal ini terjadi akibat infeksi trikomoniasis indikasi penyakit seksual menular yang disebabkan oleh parasit. Akibat terjadinya infeksi tersebut, biasanya lendir yang dikeluarkan berjumlah banyak, mengeluarkan bau amis dan disertai dengan rasa nyeri atau perih ketika buang air kecil serta gatal-gatal dan pembengkakan pada vagina.
  5. Keputihan yang disertai dengan lupa melepuh di sekitar daerah kewanitaan. Hal ini dapat terjadi akibat infeksi virus herpes. Infeksi yang disebabkan oleh virus herpes dapat menjadi penyebab timbulnya kulit yang melepuh disertai dengan luka seperti sariawan serta rasa sakit pada daerah organ intim.
  6. Keputihan ditandai dengan ciri-ciri warna merah muda. Hal ini dapat terjadi akibat proses peluruhan dinding rahim pada wanita yang baru saja melahirkan.
  7. Keputihan ditandai dengan lendir cair berwarna putih dan disertai dengan rasa gatal. Hal in biasanya disebabkan oleh infeksi jamur dan menjadi penyebab timbulnya lendir cair dengan warna putih mirip dengan susu kental dan bau yang menyengat. Selain itu, biasanya juga terasa perih dan disertai dengan rasa gatal di sekitar vagina setelah melakukan hubungan seksual.

 

Bagaimana Cara Menghilangkan Keputihan ?

Keputihan ada yang normal dan ada yang tidak normal. Jika yang terjadi adalah keputihan tidak normal, maka hal ini harus untuk diwaspadai karena bisa saja menjadi indikasi terkena penyakit menular seksual. Berikut beberapa tips kesehatan yang dapat dilakukan untuk mencegah maupun mengurangi keluhan maupun gangguan keputihan tidak normal.

Rajin untuk membersihkan vagina menggunakan air hangat dan tidak menggunakan sabun yang mengandung bahan kimia yang terlalu keras dan hindari penggunaan sabun berbau tajam.

Ketika membasuh dan membersihkan, cara basuh yang benar adalah dari depan ke belakang, bukan sebaliknya.

Menghindari serta mengurangi menggunakan pakaian yang terlalu ketat serta mengganti pakaian jika sudah terasa lembab.

Ketika sedang menstruasi, ganti pembalut minimal setiap 4 jam serta hindari penggunaan pantyliners, pembalut maupun tisu yang beraroma.

Ketika terasa gatal atau terjadi pembengkakan jangan digaruk disekitarnya. Redakan dengan menggunakan kompres dingin.

Jika Anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri yang tidak normal, maka sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan diri ke dokter. Karena untuk mengetahui cara menghilangkan keputihan yang tepat, dokter perlu tahu untuk mencari penyebabnya. Konsultasikan langsung dengan dokter kesayangan Anda, atau ada juga bisa melakukan konsultasi secara online dengan cara klik gambar di bawah ini!