Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 


Ciri ciri keputihan normal dan abnormal tentunya akan berbeda. Keputihan normal memang seringkali dialami oleh para wanita, dan ini adalah suatu hal yang wajar bila terjadi. Keputihan adalah cara menghindarkan area kewanitaan dari serangan infeksi.

Berbeda halnya dengan keputihan abnormal. Keputihan jenis ini cenderung terjadi malah karena adanya infeksi pada area kewanitaan, seperti infeksi bakteri, jamur, virus ataupun parasit. Membedakan keberadaan kedua jenis keputihan ini harus diketahui oleh para wanita. Hal ini disebabkan pentingnya kewaspadaan terhadap kehadiran keputihan abnormal.

Keputihan abnormal umumnya akan menimbulkan permasalahan yang tentunya akan sangat mengganggu. Untuk itu, ketahui ciri ciri keputihan yang normal dan abnormal berikut ini.

Ciri Ciri Keputihan Normal

Keputihan yang normal umumnya tidak akan keluar secara berlebihan. Bila diperhatikan, warna dari keputihan normal cenderung akan terlihat jernih, tanpa warna. Selain warna, Anda dapat membedakan keputihan yang normal dengan abnormal dengan memperhatikan konsistensi dan aromanya. Keputihan normal akan memiliki konsistensi yang lebih encer, namun pada saat wanita akan memasuki periode menstruasi akan cenderung menjadi lebih kental. Selain itu, tidak ada aroma yang tidak sedap dari keputihan yang normal, bahkan cenderung tidak berbau.

Bila ciri-ciri di atas Anda alami, maka Anda tidak perlu mengkhawatirkan keberadaan keputihan ini. Keputihan seperti ini akan sering dialami wanita pada saat-saat tertentu seperti akan memasuki menstruasi, kelelahan, stres, ataupun sedang hamil.

Ciri Ciri Keputihan Abnormal

  1. Keputihan Berlebihan

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah, apakah keputihan yang Anda alami cenderung berlebih dan terus menerus? Bila iya, ada kemungkinan bahwa Anda mengalami infeksi yang menyebabkan keputihan abnormal.

  1. Berwarna

Keputihan yang abnormal cenderung akan memiliki warna, seperti keabuan, putih susu, kuning, ataupun kehijauan. Keputihan keabuan dan berbusa menjadi tanda infeksi trikomoniasis, keputihan putih susu menjadi tanda infeksi jamur, keputihan kuning kehijauan menjadi tanda adanya infeksi penyakit menular seksual seperti gonorrhea ataupun klamidia. Untuk memastikan penyebabnya, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter.

  1. Bertekstur Kental

Tekstur keputihan yang kental umumnya terjadi bila wanita akan memasuki periode menstruasi. Namun bila kondisi ini terjadi terus menerus maka bisa menjadi indikasi adanya infeksi para organ kewanitaan, seperti infeksi trikomoniasis yang biasanya menyebabkan terjadinya gejala keputihan yang kental.

  1. Mengeluarkan Bau Tidak Sedap

Bila keputihan yang Anda alami mengeluarkan bau yang tidak sedap dan disertai gejala sebelumnya, maka kemungkinan besar Anda mengalami keputihan abnormal. Keputihan yang berbau amis menjadi tanda adanya ketidakseimbangan mikroorganisme pada area kewanitaan. Sedangkan keputihan yang mengeluarkan bau busuk menjadi tanda infeksi klamidia.

  1. Gejala Penyerta

Selain beberapa gejala di atas, adapula gejala penyerta yang dapat memastikan bahwa keputihan yang Anda alami adalah keputihan abnormal. Gejala tersebut adalah munculnya gatal, terasa panas pada vagina, dan nyeri pada bagian panggul. Keputihan yang disertai gatal ataupun terasa panas pada vagina menandakan bahwa terjadinya infeksi pada area kewanitaan. Sedangkan keputihan disertai nyeri panggul bisa menjadi indikasi adanya infeksi bahkan kanker seperti kanker serviks ataupun kanker rahim.

Ciri-ciri di atas harus diketahui oleh setiap wanita agar lebih waspada dengan keputihan yang dialaminya. Anda juga harus melakukan beberapa pencegahan terhadap keputihan abnormal dengan selalu menjaga kebersihan dan kelembaban area kewanitaan, hindari penggunaan produk pembersih vagina yang bisa merusak pH, dan hindari melakukan aktivitas seksual yang beresiko.

Jika Anda mengalami keputihan abnormal, Anda bisa berkonsultasi terkait keluhan Anda pada staf Klinik Utama Gracia dengan melalui layanan chatting ataupun datang langsung ke Klinik Utama Gracia.