Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 


Keputihan abnormal cenderung akan menunjukkan ciri yang tidak wajar. Kemunculannya pun juga harus diwaspadai setiap wanita. Ciri ciri keputihan abnormal bisa terlihat dari tekstur, aroma, gejala penyerta dan juga warna. Bila keputihan normal umumnya jernih, maka keputihan abnormal bisa berwarna kekuningan, kecoklatan, dan juga keputihan berwarna hijau.

Keputihan warna hijau akan terjadi bila wanita mengalami infeksi pada area kewanitaannya. Infeksi apa yang dapat menyebabkan keputihan berwarna hijau ini? Ini dia penjelasannya.

Keputihan Warna Hijau

Penyakit menular seksual trikomoniasis bisa menjadi penyebab wanita mengalami keputihan berwarna hijau. Trikomoniasis ini dapat muncul karena adanya parasit bernama Trikomonas vaginalis, yang sangat mudah menular melalui hubungan seksual.

Gejala yang akan terjadi pada wanita yang mengalami trikomoniasis bukan hanya keputihan yang akan berwarna hijau, namun juga ada gejala lain yang menyertainya, yaitu keputihan akan muncul seperti berbusa atau buih, berbau amis yang sangat menyengat, nyeri saat buang air kecil atau saat melakukan hubungan seksual, dan juga terjadinya iritasi atau gatal pada area kewanitaan.

Gejala yang disebutkan di atas biasanya akan terlihat pada hari ke-5 hingga ke-28 setelah wanita terinfeksi parasit tersebut. Namun banyak yang tidak menyadari kehadiran penyakit ini, dan terkadang gejalanya sama sekali tidak muncul. Walaupun begitu, penyakit ini masih sangat bisa menular pada orang lain.

Komplikasi

Keputihan warna hijau bukan hanya menjadi tanda penyakit yang harus Anda waspadai, namun Anda juga harus segera memeriksakan kondisi yang Anda alami. Terlebih lagi bila Anda adalah wanita hamil. Bila wanita hamil terinfeksi trikomoniasis, maka dapat membahayakan bayi, sehingga dapat lahir prematur dan lahir dengan berat badan rendah. Trikomoniasis ini juga dapat membuat terjadinya perubahan pada jaringan leher rahim.

Agar tidak terinfeksi parasit ini, ada baiknya gunakan alat pengaman seperti kondom ketika melakukan hubungan seksual, walaupun tidak bisa sepenuhnya mencegah penularan, namun setidaknya meminimalisir kemungkinan yang terjadi.

Mencegah Keputihan Berwarna Hijau

Keputihan abnormal ini dapat dicegah dengan cara yang termasuk sederhana, seperti rutin membersihkan area kelamin dari arah depan ke belakang, buang air kecil secara teratur, konsumsi air putih yang cukup, konsumsi karbohidrat kompleks untuk mencegah berkembangnya bakteri, memakai pakaian dalam yang dapat menyerap keringat, hindari celana yang terlalu ketat, hindari penggunaan produk untuk vagina yang memiliki kandungan parfum atau yang dapat merusak keseimbangan pH di vagina, dan hindari melakukan hubungan seksual yang berisiko.

Bila Anda mengalami keputihan warna hijau, maka sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter. Dokter akan menguji sampel cairan yang berasal dari vagina Anda untuk memastikan penyebab dan diagnosis terkait kondisi yang Anda alami. Setelah mendapatkan diagnosis yang tepat, dokter akan segera memberikan pengobatan yang sesuai.

Walaupun dapat disembuhkan, namun Anda masih mungkin untuk kembali mengalami penyakit menular seksual trikomoniasis ini bila melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang menderita trikomoniasis. Untuk itu penting sekali bagi setiap pasangan untuk tidak terlebih dulu melakukan hubungan seksual bila mengalami penyakit menular seksual, salah satunya trikomoniasis.

Selain itu, penggunaan kondom juga dapat menurunkan resiko Anda terinfeksi penyakit trikomoniasis ini. Jangan lupa untuk memeriksakan diri, bila mengalami gejala yang sudah disebutkan di atas.

Bila diperlukan, Anda dapat berkonsultasi terlebih dulu pada staf medis Klinik Utama Gracia terkait dengan keluhan yang Anda alami. Atau memeriksakan diri langsung ke Klinik Utama Gracia.