Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Mungkin sebagian besar orang masih terasa asing jika mendengar "Virus Hpv" lalu apakah virus hpv itu dan apakah virus tersebut bisa berdampak bagi kesehatan? Lalu bagaimanakah cara untuk mencegah virus tersebut?

Perlu Anda ketahui bahwa virus HPV adalah singkatan dari human papillomavirus yang merupakan virus yang sangat umum, namun sayangnya kebanyakan orang tidak memiliki gejala apapun, dan mungkin infeksi tersebut bisa hilang dengan sendirinya, dan beberapa jenis HPV dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker serviks atau kanker dari anus atau kanker pada Mr P.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa setiap virus HPV memiliki nomor atau jenisnya sendiri dan istilah "papiloma" mengacu pada jenis kutil yang dihasilkan dari beberapa jenis HPV.
Biasanya HPV hidup di sel datar yang disebut sel epitel dan sel ini sangat mudah ditemukan di permukaan kulit, mereka juga bisa ditemukan di permukaan Miss V, anus, vulva, leher rahim dan kepala Mr P, bahkan mereka juga bisa ditemukan di dalam mulut dan tenggorokan.

Bahkan sekitar 60 dari 100 jenis HPV bisa menyebabkan kutil pada area seperti tangan atau kaki dan sekitar 40 lainnya masuk ke tubuh selama kontak seksual, selain itu mereka ditarik ke selaput lendir tubuh, seperti lapisan lembab di sekitar anus dan pada alat kelamin.

Lalu, Apa Sajakah Gejalanya?


Tahukah Anda bahwa seringkali HPV tidak menimbulkan gejala sama sekali? Sehingga banyak orang yang tidak pernah mengetahui bahwa mereka telah terinfeksi HPV dan akhirnya menularkannya kepada pasangan seksualnya.

Tapi terkadang infeksi HPV dengan risiko tinggi akan bertahan lebih lama, sehingga hal ini dapat menyebabkan perubahan sel pada serviks yang bisa menyebabkan kanker dan hal yang sama bisa menyebabkan perubahan abnormal pada sel Mr P dan anus namun hal ini ini jarang terjadi.

Dan seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa beberapa jenis virus HPV dapat menyebabkan kutil kelamin, dan jenis HPV lainnya terkait dengan kanker dari serviks dan organ lainnya. Dan beberapa jenis HPV juga bisa menyebabkan kutil umum yang dapat Anda temukan di area tubuh lainnya seperti tangan atau pada kaki.

Jadi jika Anda memiliki kutil kelamin itu merupakan pertanda HPV, biasanya kutil kelamin berwarna daging dan bisa berbentuk seperti kembang kol dan seseorang yang aktif secara seksual yang terinfeksi HPV bisa memiliki satu kutil tunggal atau beberapa kutil.

Baca juga: Cara Mengobati Kutil Pada Kemaluan Pria dan Wanita

Kutil kelamin juga memiliki ukuran yang kecil atau besar, dan biasanya pertumbuhan kutil tersebut bisa berada di berbagai bagian tubuh seperti: pada anus, leher rahim, skrotum, selangkangan, paha, atau pada Mr P. Kutil kelamin bisa muncul beberapa minggu, bulan, atau bahkan bertahun-tahun setelah Anda berhubungan seks (vaginal, anal, atau oral) dengan orang yang terinfeksi virus HPV.

 

Mengerikan Ini yang Terjadi Jika Virus HPV Tidak Segera Diobati



Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa Virus Hpv yang tidak segera diobati bisa menimbulkan berbagai macam masalah dan jenis HPV yang ditransmisikan secara seksual terbagi dalam dua kategori yaitu:

1. HPV yang Berisiko Rendah
Hpv yang berisiko rendah biasanya tidak menyebabkan kanker namun dapat menyebabkan kutil pada kulit (secara teknis dikenal sebagai condylomata acuminata) pada atau sekitar alat kelamin dan anus.
Misalnya saja HPV tipe 6 dan 11 menyebabkan 90% kutil pada kelamin dan bisa menyebabkan penyakit yang kurang umum dimana tumor jinak tumbuh di saluran udara yang mengarah dari hidung dan mulut ke paru-paru.

2. HPV yang Berisiko Tinggi
Biasanya HPV yang berisiko tinggi bisa menyebabkan kanker dan sekitar selusin jenis HPV berisiko tinggi telah diidentifikasi akan tetapi dua di jenis HPV tipe 16 dan 18, bertanggung jawab atas sebagian besar kanker

Bahkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memperkirakan bahwa lebih dari 90% dan 80% pria dan wanita yang aktif secara seksual akan terinfeksi setidaknya satu jenis HPV pada suatu saat dalam kehidupan mereka, sekitar satu setengah dari infeksi ini adalah tipe HPV yang berisiko tinggi

Namun, sayangnya sebagian besar infeksi HPV berisiko tinggi terjadi tanpa gejala apapun dan bisa hilang dalam waktu 1 sampai 2 tahun dan tidak menyebabkan kanker akan tetapi pada beberapa infeksi HPV dapat bertahan selama bertahun-tahun. Selain itu infeksi yang terus-menerus dengan tipe HPV berisiko tinggi dapat menyebabkan perubahan sel yang tidak normal sehingga jika tidak diobati maka dapat berlanjut ke kanker.

Baca juga: Cara Menghilangkan Kutil Kelamin yang Benar

- Menyebabkan Kanker Serviks
Tahukah Anda bahwa hampir semua kasus kanker serviks disebabkan oleh adanya HPV, dan hanya 2 jenis tipe HPV, yaitu tipe 16 dan tipe 18 yang bertanggung jawab untuk sekitar 70% dari semua kasus kanker serviks.

- Menyebabkan Kanker Dubur
Tahukah Anda bahwa sekitar 95% kanker dubur disebabkan oleh virus HPV? Karena sebagian besar disebabkan oleh adanya virus HPV tipe 16.

- Menyebabkan Kanker Oropharyngeal
Mungkin kebanyakan orang masih terasa asing jika mendengar kanker Oropharyngeal, ya kanker ini adalah jenis kanker yang terjadi pada bagian tengah tenggorokan, termasuk langit-langit lunak, dasar lidah, dan amandel. Bahkan sekitar 70% kanker Oropharyngeal disebabkan oleh adanya virus HPV dan di Amerika Serikat lebih dari separuh kanker yang didiagnosis di Oropharyngeal dikaitkan dengan HPV tipe 16 .


- Menyebabkan Kanker yang lebih jarang
Tahukah Anda bahwa virus HPV bisa menyebabkan sekitar 65% kanker pada Miss V, 50% kanker vulva, dan 35% kanker pada Mr P dan ternyata sebagian besar disebabkan oleh HPV tipe 16.

Selain itu perlu Anda catat bahwa jenis HPV berisiko tinggi menyebabkan sekitar 5% seluruh kanker di seluruh dunia. Di Amerika Serikat tipe HPV berisiko tinggi menyebabkan sekitar 3% dari semua kasus kanker di kalangan wanita dan 2% dari semua kasus kanker di antara pria.

Lalu, Bagaimanakah Cara Mencegah HPV?
Seperti yang sudah diketahui bahwa seseorang bisa terinfeksi HPV melalui berbagai macam aktivitas seks, seperti seks vaginal, anal maupun seks orang atau menyebar melalui kontak kulit ke kulit dengan seseorang yang sudah terinfeksi HPV.

Dan ternyata HPV dapat menginfeksi kulit yang biasanya tidak tertutup oleh kondom jadi seseorang masih bisa terinfeksi virus HPV jadi pada intinya satu-satunya cara untuk menghindari semua risiko infeksi HPV jenis apapun adalah tidak pernah aktif secara seksual. Untuk menurunkan risiko terinfeksi Anda juga bisa membatasi jumlah pasangan seks yang Anda miliki dan Anda juga dapat melakukan hubungan seks dengan aman dengan pasangan yang sudah Anda nikahi.



Nah, itulah tadi berbagai macam pembahasan mengenai virus HPV dan jika Anda merasa memiliki kutil kelamin, maka Anda bisa berkonsultasi dengan Kami dengan mengklik tombol chat online ataupun bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia.



Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikandrologi.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.