Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

Bagi yang sudah menikah atau pasangan suami-isteri, khususnya wanita. Bagaimana pasangan memiliki selaput dara yang belum robek ? Apakah Anda masih mengingat ketika pertama kali selaput dara Anda pecah? Selaput dara yang pecah secara umum dapat terjadi apabila terdapat aktivitas seksual maupun akibat dari trauma yang pernah dialami wanita.

Mengenai pengalaman ketika pertama kali melakukan hubungan seksual pada malam pertama ketika seorang wanita kehilangan keperawanan. Setiap individu secara umum memiliki pengalaman yang berbeda-beda mengenai hal ini.

Selaput Dara Yang Belum Robek

Sebagian wanita mengalami rasa sakit pada saat selaput dara pecah, ada juga wanita yang merasa khawatir, takut dan cemas. Akan tetapi ada juga sebagian wanita dengan tenang menghadapi pecahnya selaput dara yang dimilikinya. Anda termasuk yang mana?

Setiap wanita memiliki bentuk berbeda-beda. Hymen yang masih utuh merupakan tanda bahwa anita tersebut masih dalam keadaan perawan. Keperawanan seorang wanita sangat berharga, oleh karena itu muncullah istilah Wanita harus bisa menjaga mahkotanya, artinya seorang wanita harus bisa menjaga Hymennya tetap utuh sampai waktu pernikahannya tiba.

Ada banyak faktor yang membuat Hymen wanita robek sehingga hilanglah keperawanannya, antara lain:

  • Melakukan hubungan seksual akibat penetrasi penis yang dimasukkan ke dalam vagina. Jika belum menikah, sebaiknya jangan sekali-kali melakukan hubungan seksual karena akan membuat kamu kehilangan keperawanan.
  • Melakukan kegiatan masturbasi dengan cara memasukkan benda ke dalam vagina.
  • Melakukan pekerjaan atau kegiatan olahraga berat seperti senam, bela diri dan jenis olah raga lain yang banyak melakukan aktifitas peregangan yang melewati batas di sekitar paha dan vagina.
  • Mengalami kecelakaan yang dapat membuat cidera daerah sekitar vagina seperti jatuh, bersepeda, berkuda dan lain-lain. Meskipun tidak disengaja, hal ini bisa membuat kamu kehilangan keperawanan.
  • Penggunaan tampon berlebihan dan tidak benar.

Hymen memiliki lapisan yang tipis seperti lendir mengelilingi /menutupi liang vagina. Hymen harus dijaga betul sampai waktu pernikahan tiba dan melakukan hubungan seksual pertama kali dengan pasangan. Hal ini disarankan karena dalam budaya tertentu, keperawanan merupakan hal yang sakral dan sebagai penanda baik buruknya seorang wanita meskipun ada beberapa yang kehilangan keperawanan akibat hal lain selain melakukan hubungan seksual.

Bentuk Selaput Dara

  • Subseptus, Hymen jenis ini jarang sekali ditemukan, berbentuk menyerupai septum tetapi tidak penuh.
  • Dentikuler, berbentuk pola seperti gigi di sekeliling lubang Hymen.
  • Fimbria, ditandai dengan pola yang unik (ireguler) pada dindingnya.
  • Berbentuk bibir vulva, termasuk jenis┬áHymen yang jarang ditemukan.
  • Berbentuk bulan sabit menyerupai cincin yang tidak sempurna.
  • Septum, terbentuk akibat pengerjaan lubang Hymen yang tidak sempurna.
  • nular, merupakan bentuk Hymen yang sempurna karena memiliki bentuk bulat penuh dan sangat sering ditemukan.

Semoga informasi tentang Bentuk Hymen di atas dapat memberikan manfaat bagi Anda khususnya wanita. Jika Anda memiliki keluhan dan pertanyaan mengenai Hymen maupun operasi Hymen silakan berkunjung ke Klinik Utama Gracia yang berlamatkan di Jalan Cideng Barat no. 73, Kelurahan Cideng, Gambir Jakarta Pusat.

Anda juga bisa melakukan konsultasi online melalui line telepon 0821-6666-9797 atau melalui pelayanan konsultasi online melalui chating dengan klik gambar di bawah ini!.