Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

Orkitis adalah peradangan yang terjadi pada testis. Orkitis dapat disebabkan oleh bakteri ataupun virus. Kedua testis dapat terinfeksi oleh Orkitis pada saat yang sama. Namun biasanya gejala hanya timbul pada salah satu testis. Jenis peradangan seperti ini sering dikaitkan dengan virus mumps.

Penyebab Orkitis

  • Virus gondok (mumps)
  • Virus-virus lain penyebab Orkitis antara lain Infectious Mononucleosis, Coxsackie virus, Echo virus dan varicella.
  • Bakteri yang menyebabkan epididimitis pada pria yang aktif berhubungan seksual dan pria yang memiliki Beniga Prostat Hyperplasia (BPH), seperti Neisseria Gonorrhoeae, Klebsiella Pneumoniae , Escherichia Coli, Chlamydia trachomatis, Pseudomonasaeruginosa, Streptococcus, Staphylococcus species. bakteri tersebut dapat menjadi penyebab Penyakit Menular Seksual (PMS), seperti Sifilis , Gonore, Klamidia.
  • Pasien yang mengalami penurunan imunitas akibat Toxoplasma Gondii , Cobacterium Aviumcomplex, Candida Albicans , Haemophilus parainfluenzae, dan Crptococcus Neoformans.

Faktor Risiko Orkitis

  • Pria yang memiliki Infeksi Saluran Kemih (ISK).
  • Pria yang secara frekuensi terpasang kateter urine.
  • Pria yang belum pernah mendapat imunisasi vaksin mumps, rubella (MMR), measles secara tepat.
  • Usia lebih dari 45 tahun.
  • Pernah melakukan tindakan operasi pada daerah genitalia atau saluran kemih.
  • Lahir abnormalitas pada saluran urinaria.
  • Perilaku seksual yang memiliki risiko tinggi dapat menyebabkan PMS, yaitu:
    • Berganti-ganti pasangan seks.
    • Melakukan hubungan seksual dengan penderita PMS.
    • Melakukan hubungan seksual tanpa kondom.
    • Memiliki riwayat PMS.

Gejala Orkitis

Testis terlihat bengkak pada salah satu atau keduanya, membesar, induration testis, kulit skrotum tampak eritema, kulit skrotum meregang, kulit skrotum tampak edema, epididimis membesar (jika menderita epdidymo-Orkitis), prostat terasa lunak dan lembek (prostatitis), nyeri mulai dari ringan sampai parah, feeling heav pada skrotum, mual demam, perubahan pada bentuk penis, keluar darah saat ejakulasi, keluar darah saat kencing, nyeri otot (myalgia), lemah, malas, meriang (panas dingin), muncul parotitis selama 4 sampai dengan 7 hari, sakit kepala, memilih waktu yang tepat untuk coitus.

Pada epididymo-Orkitis, gejala muncul secara bertahap:

  • Terasa nyeri dan bengkak di area lokal testis selama 1 hari sampai dengan beberapa hari.
  • Kemudian, infeksi meningkat pada seluruh testis.
  • Mungkin terasa nyeri atau rasa terbakar sebelum dan sesudah kencing, serta adanya penile discharge.

Komplikasi Orkitis

  • Atrofi testis pada kurang lebih 60% kasus; Orkitis dapat menyebabkan testis mengecil.
  • Abses pada skrotum; jaringan yang terinfeksi dapat berisi pus.
  • Epididimitis berulang; Orkitis dapat menyebabkan terjadinya Epididimitis berulang.
  • Kemandulan pada 7-13% kasus; pada beberapa kasus, Orkitis dapat mengurangi tingkat kesuburan, tapi hal ini jarang terjadi pada Orkitis unilateral.

Orkitis adalah peradangan yang terjadi pada testis. Apabila Anda merasakan rasa sakit atau pembengkakan pada kantung kemaluan Anda, khususnya apabila rasa sakit muncul secara tiba-tiba, Anda disarankan konsultasi dengan dokter secepatnya.

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan testis terasa sakit, dan beberapa hal tersebut memerlukan pengobatan secepatnya. Konsultasikan masalah Anda dengan konsultan medis kami, temukan solusi terbaik untuk penyakit Anda hari ini.

Jika Anda memiliki gangguan yang berhubungan dengan fungsi organ sistem reproduksi, di Klinik Utama Gracia melayani bimbingan, pengobatan, tersedia layanan konsultasi gratis melalui melalui chatting online.