Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 


Mungkin sebagian besar pria dewasa pasti telah melakukan sunat ataupun khitan dan seiring dengan berkembangnya dunia medis maka terlahir sunat laser yang dinilai lebih praktis dan tidak menimbulkan rasa sakit, lalu apa sajakah perbedaannya?

Sebelum membahas lebih lanjut ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu bahwa sunat ataupun khitan adalah sebuah operasi kecil yang bertujuan untuk pengangkatan kulit khatan yaitu jaringan yang menutupi kepala Mr P dan sunat merupakan sebuah hal yang wajib dilakukan menurut agama Islam.

Di Negara Indonesia sunat biasanya dilakukan sejak memasuki usia Sekolah Dasar dan hal tersebut bertujuan agar anak pria tersebut tidak terasa malu saat melakukannya tetapi tidak menutup kemungkinan sunat dilakukan saat memasuki usia dewasa, lalu apakah perbedaannya antara sunat laser dan sunat tradisional?



Mau Disunat? Ini Perbedaan Sunat Laser dan Sunat Tradisional



- Sunat Laser
Biasanya seorang pria dewasa ataupun anak-anak yang akan melakukan sunat laser sebelum sunat laser dilakukan dokter akan mengoleskan krim anestesi lokal (bius) yang dioleskan di pangkal penis dan disekitar kepala penis. Selain itu dokter juga bisa memulai operasi dengan menginfiltrasi daerah sekitar Mr P dengan anestesi lokal dengan menggunakan jarum yang sangat halus.

Meskipun telah menerapkan krim anestesi lokal tetapi pada beberapa anak mungkin masih merasakan sedikit sengatan jarum, namun begitu anestesi lokal mulai beraksi yaitu dalam 2 menit maka tidak akan merasakan sakit apapun tapi ia mungkin merasakan sensasi saat disentuh dan mungkin juga seorang pria bisa merasakan panasnya laser.

Kemudian laser digunakan untuk memotong dan memangkas kelebihan kulup dan kelebihan sunat menggunakan laser adalah perdarahan yang terjadi akibat sunat laser diminimalisir atau tidak ada perdarahan selain itu biasanya penyembuhan sunat laser lebih cepat dibandingkan dengan sunat tradisional.

Begitu ujung-ujungnya dipotong atau dipangkas maka dokter akan menjahit ujung-ujungnya dengan vicryl yaitu salah satu jenis benang jahit yang mudah diserap yang berarti tidak perlu melepas jahitannya karena akan terlepas dengan sendirinya.

Biasanya jahitan tersebut akan terlepas setelah seminggu dan dalam beberapa kasus mungkin memerlukan waktu satu bulan untuk melepaskannya dan penyembuhan penuh memakan waktu sekitar 2 minggu tetapi biasanya seorang pria bisa bergerak aktif setelah 3 hari setelah melakukan operasi.

- Sunat Tradisional
Sunat tradisional merupakan salah satu jenis sunat yang paling tertua yang ada di dunia dan biasanya sunat tradisional masih menggunakan alat sunat yang masih tradisional dan sederhana, namun seiring dengan berkembangnya zaman sunat tradisional kini mulai ditinggalkan.

Akan tetapi sunat tradisional masih menjadi primadona di daerah pedalaman dan biasanya sunat tradisional akan menggunakan alat sederhana seperti pisau dan silet yang akan dilakukan oleh bengkong maupun mantri (tukang sunat) dan biasanya sunat tradisional bisa menimbulkan perdarahan yang lebih banyak selain itu biasanya proses penyembuhannya lebih lama dibandingkan dengan menggunakan sunat laser.



Lalu, Apakah Sunat Laser Memiliki Risiko?
Diketahui bahwa mungkin risiko yang paling umum terjadi adalah timbulnya pendarahan, namun meskiun begitu anak-anak biasanya pulang tanpa pendarahan tetapi masih ada kemungkinan pendarahan setelah 24 jam.

Jika Anda mengalami pendarahan maka Anda dapat mengoleskan krim dari dokter dan menekan ke titik perdarahan dengan menggunakan kapas sekitar 20 menit dan jika pendarahan masih berlanjut maka hubungi klinik Anda.

Selain itu pada anak yang mengalami obesitas bisa menimbulkan risiko khusus, karena bagian penting dari Mr P mereka terkubur dalam lemak dan setelah melakukan sunat laser mungkin Mr P tidak menonjol sehingga seolah-olah anak tersebut belum disunat.

Apakah Sunat Itu perlu Dilakukan Oleh Pria?


Penggunaan sunat untuk alasan medis atau kesehatan merupakan isu yang terus diperdebatkan, menurut American Academy of Pediatrics (AAP) menemukan bahwa manfaat kesehatan dari sunat pria yang baru lahir lebih besar daripada risikonya, namun manfaatnya tidak cukup besar untuk merekomendasikan penyunatan bayi yang baru lahir secara keseluruhan.

Namun, sunat sangat direkomendasikan pada anak laki-laki dan pria yang lebih tua untuk mengobati phimosis (ketidakmampuan untuk menarik kulit khatan) atau untuk mengobati infeksi pada Mr P, sehingga bisa disimpulkan bahwa sunat perlu dilakukan.

Lalu, Apa Sajakah Manfaat Sunat?
- Penurunan risiko infeksi saluran kemih
- Sebuah penurunan risiko beberapa penyakit menular seksual pada pria
- Perlindungan terhadap kanker penis dan berkurangnya risiko kanker serviks pada pasangan seks wanita
- Pencegahan balanitis
- Pencegahan phimosis (ketidakmampuan untuk menarik kulit khatan) dan paraphimosis (ketidakmampuan untuk mengembalikan kulup ke lokasi asalnya).
- Penyunatan juga membuat lebih mudah menjaga ujung Mr P agar tetap bersih.

Selain itu beberapa penelitian menunjukkan bahwa kebersihan yang baik dapat membantu mencegah masalah tertentu pada Mr P, termasuk infeksi dan pembengkakan, selain itu dengan menggunakan kondom selama seks akan membantu mencegah PMS dan infeksi lainnya.

Nah, itulah tadi berbagai macam perbedaan mengenai perbedaan sunat laser dan sunat tradisional dan jika misalkan Anda ingin melakukan sunat laser maka Anda bisa berkonsultasi dengan mengklik tombol chat online di atas atau Anda bisa juga datang langsung ke Klinik Utama Gracia.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikandrologi.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.