Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

Penyebab kanker serviks belum diketahui secara jelas dan pasti. Tetapi ada beberapa faktor yang menjadi penyebab munculnya kanker serviks. Kanker serviks adalah penyakit kanker yang muncul di daerah leher rahim wanita. Yaitu terletak pada serviks atau organ reproduksi wanita yang menjadi pintu masuk ke rahim. Terletak diantara rahim (uterus) dengan vagina atau liang senggama wanita.

Penyebab Kanker Serviks

Belum jelas diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebabnya. Tetapi terdapat beberapa faktor resiko yang dapat menyebabkan timbulnya kanker serviks, antara lain:

1. Akibat Infeksi Virus Human Papilloma (HPV)
Ada banyak faktor risiko yang menjadi penyebab perempuan terkena kanker serviks. Penelitian para ahli menemukan 99,7% penyebabnya adalah akibat infeksi HPV. HPV adalah salah satu golongan virus, saat ini ada lebih dari 100 jenis HPV.

Secara umum Virus HPV dapat tersebar melalui kontak seksual, yaitu terjadi kontak langsung kulit kelamin, membran mukosa dan pertukaran cairan tubuh baik melalui hubungan seksual secara normal maupun melalui seks oral. Sesudah memulai hubungan seksual dengan penderita, diperkirakan terdapat 33 persen wanita akan terinfeksi Virus HPV. Beberapa jenis HPV tidak ditandai dengan gejala yang jelas, dan infeksi dapat hilang tanpa dilakukan penanganan medis.

Diantara jenis virus HPV ada yang dapat menyebabkan kutil pada alat kelamin.  Jenis HPV yang dapat menyebabkan kutil kelamin ini tidak menjadi penyebab kanker ini. Ada 15 jenis virus HPV yang berpotensi menjadi penyebab kanker serviks. Dua jenis virus HPV yang paling umum yaitu HPV 16 dan HPV 18. 70% dari dua jenis ini menjadi penyebab kanker pada serviks wanita.

Jenis HPV memiliki resiko tinggi yang dianggap mengandung materi genetik yang dapat dipindahkan dari sel virus menuju ke dalam sel leher rahim. Materi ini akan dapat mulai mengganggu dari kinerja sel, sampai akhirnya sel-sel serviks dapat berkembang biak tak terkendali. Proses ini yang dapat menjadi penyebab munculnya tumor dan kemudian dapat berubah menjadi kanker.

Belum tersedia obat yang secara pasti dapat menyembuhkan infeksi karena HPV. Virus ini bisa tetap berada dalam tubuh dengan atau tanpa adanya penanganan. Tetapi, kebanyakan infeksi virus HPV menghilang tanpa dilakukan penanganan khusus dalam jangka waktu kurang lebih dua tahun. Tetapi, sebagai langkah untuk berjaga-jaga, wanita disarankan untuk melakukan vaksinasi HPV yang bertujuan untuk mencegah agar tidak tertular jenis virus yang dapat menyebabkan kanker.

2. Merokok
Wanita merokok berisiko dua kali lebih besar kemungkinan mengalami kanker serviks dibandingkan yang tidak merokok. Hal ini dapat terjadi karena rokok mengandung banyak zat racun atau zat kimia yang dapat menjadi penyebab kanker paru. Zat-zat berbahaya ini akan dibawa ke dalam aliran darah dan dibawa ke seluruh tubuh ke organ lainnya. Produk sampingan karena merokok seringkali ditemukan pada mukosa serviks oleh wanita yang merokok.

3. Infeksi HIV
HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang menjadi penyebab terjadinya penyakit AIDS- berbeda dengan HPV. HIV dapat juga menjadi salah satu faktor resiko terkena kanker serviks. Terinfeksi HIV akan membuat sistem kekebalan tubuh dan lemah ketika memerangi infeksi HPV maupun penyakit kanker lainnya pada saat memasuki stadium awal.

4. Infeksi Klamidia
Klamida adalah bakteri yang menyerang organ pada wanita, bakteri ini dapat tersebar melalui hubungan seksual. Biasanya wanita tidak tahu bahwa ia telah terinfeksi kecuali telah melakukan tes untuk klamidia selama proses pemeriksaan panggul. Beberapa penelitian para ahli menemukan bahwa wanita yang memiliki riwayat atau infeksi saat ini memiliki resiko tinggi terkena kanker serviks. Infeksi yang terjadi dalam jangka panjang juga bisa menjadi penyebab masalah serius lainnya.

5. Diet
Apa yang dimakan dapat berperan menjadi penyebab timbulnya suatu penyakit. Aktivitas diet rendah sayuran dan buah-buahan dapat dihubungkan dengan meningkatnya resiko terkena kanker serviks. Dan wanita yang mengalami obesitas/gemuk memiliki resiko yang cukup tinggi terkena kanker serviks.

6. Pil KB
Penggunaan alat kontrasepsi jenis Pil KB dalam jangka waktu yang panjang dapat meningkatkan resiko terjangkit kanker serviks. Untuk permasalahan ini, Anda disarankan untuk membicarakan dengan dokter tentang pro dan kontra tentang penggunaan pil KB ini.

7. Memiliki Banyak Jumlah Kehamilan
Wanita yang hamil 3 kali atau lebih dengan kehamilan utuh memiliki resiko tinggi terjadinya kanker serviks. Tidak diketahui alasan yang jelas mengapa hal ini dapat terjadi.8.

8. Hamil pertama di usia muda
Wanita hamil pertama dengan usia masih di bawah 17 tahun. Hampir 2x lebih tinggi beresiko terkena kanker serviks pada usia tuanya, daripada wanita yang menunda untuk hamil sampai usia 25 tahun atau yang usia lebih tua.

9. Penghasilan rendah
Wanita miskin memiliki tingkat resiko terkena kanker serviks yang lebih tinggi. Kemungkinan hal ini terjadi karena mereka tidak mampu untuk mendapatkan perawatan kesehatan memadai, seperti melakukan tes Pap Smear secara rutin.

10. Riwayat Keluarga
Seorang wanita yang lahir dalam keluarga yang memiliki riwayat kanker serviks, beresiko lebih tinggi terkena kanker serviks.