Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

Radang panggul adalah penyakit pada organ reproduksi wanita yang disebabkan karena terjadi infeksi akibat penyakit menular seksual seperti gonore dan klamida. Jika sudah masuk dalam kondisi akut, dapat memiliki dampak buruk bagi wanita, yaitu dapat menyebabkan kemandulan.

Dampak lainnya adalah kerusakan pada pembuluh darah kecil yang dapat menjadi penyebab penyakit ginjal. Dampak lainnya adalah mengganggu kondisi psikologis.

Penanganan penyakit yang terlambat dapat meningkatkan resikonya menjadi akut. Hal ini terjadi karena infeksi yang disebabkan oleh bakteri akan berkembang dimulai dari tuba falopi sampai ke rahim.


Ada banyak faktor yang menjadi penyebab penyakit radang panggul, antara lain sebagai berikut:

1. Melakukan Hubungan Seksual Pasca Melahirkan

Pasca proses melahirkan, saluran tempat keluar bayi dari rahim mengalami luka. Dalam kondisi ini, jika wanita yang pasca melahirkan melakukan hubungan intim kemungkinan dapat menambah luka dan terinfeksi bakteri patogen.

2. Faktor Usia Belum Siap Melakukan Hubungan Intim

Wanita berusia di bawah 25 tahun dan sudah melakukan hubungan seksual rentan terkena penyakit ini. Hal ini dapat terjadi karena leher rahim belum siap.

3. Suka Berganti Pasangan

Melakukan hubungan intim tidak sehat dapat menjadi penyebab. Hal ini dapat terjadi karena bisa saja salah satu pasangan memiliki riwayat terkena penyakit seksual menular.

4. Riwayat Keluarga

Jika dalam keluarga memiliki riwayat penyakit ini, maka kemungkinan wanita tersebut kan mengalaminya juga.


Gejala yang ditimbulkan berbeda-beda setiap wanita, antara lain sebagai berikut:

1. Terasa Nyeri Di Area Sekitar Perut

Rasa nyeri akan terjadi di bagian perut sampai ke panggul. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter jika sudah sangat mengganggu. Rasa nyeri akan semakin parah ketika memasuki hari terakhir masa menstruasi.

2. Sering Merasa Kedinginan

Penderita penyakit ini akan selalu merasa suhu di sekitarnya dingin sehingga seringkali menggigil kedinginan.

3. Sering Mengalami Keluar Bercak Darah Dari Rahim

Terkena penyakit ini dapat membuat wanita sering mengeluarkan bercak darah dari rahim meskipun sedang tidak masa menstruasi.


Penyakit ini sangat mengganggu kehidupan seksual seorang wanita. Hal ini dapat terjadi karena akan mengalami rasa nyeri pada saat melakukan hubungan intim. Berdasarkan uraian gejala tersebut di atas, berikut kami rangkum gejala yang ditimbulkan akibat penyakit ini.

  • Terasa nyeri terus menerus di daerah perut bagian bawah.
  • Demam terus menerus maupun yang hilang timbul.
  • Keputihan yang kadang berwarna dan berbau serta dalam jumlah banyak atau tidak normal.
  • Merasakan nyeri ketika berhubungan seksual.
  • Keluar darah sesaat setelah berhubungan seksual.
  • Rasa seperti terbakar ketika sedang berkemih atau pada akhir berkemih
  • Timbul perdarahan atau flek antara waktu siklus menstruasi (seharusnya tidak keluar)