Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 


Ketika pinggang kanan sakit, ada banyak sekali penyebab yang bisa membuat terjadinya kondisi tersebut. Sakit pinggang sebelah kanan ini biasanya dialami oleh para lansia, namun tak menutup kemungkinan juga seseorang yang berusia muda mengalami kondisi ini.

Penyebab pinggang kanan sakit bisa mulai dari salah bergerak, cedera, ataupun penyakit tertentu yang membuat timbulnya gejala seperti itu. Salah satu penyakit yang bisa menyebabkan munculnya gejala sakit pinggang sebelah kanan adalah penyakit radang panggul.

Penyakit yang dapat menyerang wanita ini mungkin sering terabaikan karena gejalanya yang tidak spesifik atau malah terlihat seperti kondisi sakit biasa saja. Padahal bila penyakit radang panggul dibiarkan, maka bisa menyebabkan terjadinya kesulitan untuk hamil pada wanita atau bahkan mengalami kehamilan ektopik dimana fetus berkembang di tuba fallopi. Untuk Itu, ketahui informasi terkait penyakit radang panggul berikut ini.

Penyakit Radang Panggul

Ketika wanita mengalami penyakit radang panggul atau pelvic inflammatory disease (PID) ini, maka gejala yang terjadi adalah pinggang kanan sakit, demam, cairan vagina keluar secara tidak normal, pendarahan setelah melakukan hubungan seksual, sering buang air kecil, nyeri setelah buang air kecil, terjadi pendarahan yang abnormal, merasa kelelahan, mual, muntah, hilangnya nafsu makan dan menstruasi yang tidak teratur.

Radang panggul sendiri merupakan penyakit dimana terjadinya peradangan pada organ reproduksi milik wanita seperti uterus, serviks, ovarium ataupun tuba fallopi. Peradangan ini dapat terjadi ketika adanya infeksi bakteri pada area tersebut. Bakteri ini bisa berasal dari penyakit menular seksual yang tertular pada wanita karena pernah melakukan hubungan seksual yang tidak aman dengan penderita penyakit menular seksual gonorrhea, klamidia dan penyakit lainnya.

Pengobatan Penyakit Radang Panggul

Untuk memastikan diagnosa, dokter akan melakukan pemeriksaan panggul dan juga tes laboratorium. Pemeriksaan darah dilakukan untuk melihat adanya infeksi. Pemeriksaan lain yang bisa dilakukan yaitu pelvic ultrasonography, magnetic resonance imaging (MRI), ataupun CT scan, baru lah dokter bisa memastikan pengobatan yang tepat.

Pengobatan yang dilakukan lebih dini dapat mencegah infeksi untuk menyebar. Umumnya dokter akan memberikan pengobatan berupa antibiotik melalui injeksi ataupun oral. Infeksi yang sudah parah, kemungkinan membutuhkan perawatan di rumah sakit dengan rawat inap dan pemberian antibiotik melalui infus.

Bila terdapat nanah pada area sekitar tuba fallopi ataupun ovarium yang tidak juga membaik dengan pemberian antibiotik, maka dokter akan melakukan tindakan operasi laparoskopi untuk membuang nanah.

Akan lebih baik bila penyakit ini dicegah, dengan melakukan beberapa hal yang mudah untuk dilakukan. Anda hanya perlu menghindari melakukan hubungan seksual yang berisiko. Usahakan untuk menggunakan kondom bila akan melakukan hubungan seksual untuk mencegah penularan penyakit menular seksual. Dan selalu memperhatikan kondisi kesehatan organ kewanitaan Anda, agar tidak mudah terserang penyakit.

Bila Anda merasakan adanya gejala penyakit radang panggul, maka segera periksa ke dokter bila gejala tersebut tidak juga membaik setelah 48 jam, atau bahkan gejala menjadi bertambah buruk. Jangan tunggu sampai infeksi menyebar yang bisa menyebabkan wanita menjadi sulit untuk hamil atau bahkan mengalami kehamilan ektopik. Tak perlu malu atau ragu untuk memeriksakan kondisi yang Anda alami. Kesehatan diri Anda tentunya lebih berharga.

Konsultasikan keluhan penyakit radang panggul yang Anda rasakan pada staf medis Klinik Utama Gracia melalui layanan chatting online di bawah ini. Ataupun Anda bisa datang mengunjungi Klinik Utama Gracia untuk memeriksakan kondisi organ kewanitaan Anda.