Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 


Infeksi bakteri Treponema pallidum, akan menyebabkan seseorang mengalami sipilis. Penyakit menular seksual ini bisa menjadi sangat berbahaya bila tidak segera diobati. Agar tidak menyebabkan terjadinya hal yang lebih serius pada penderita, ada baiknya Anda mengetahui cara mengobati penyakit sipilis.

Sebelum melakukan cara mengobati penyakit sipilis, sebaiknya dilakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan diagnosis serta melihat sejauh mana penyakit sipilis yang Anda alami. Penderita sipilis akan melewati beberapa fase, dan pengobatan yang diberikan sesuai dengan fase tersebut.

Fase pertama sipilis disebut dengan fase primer. Gejala akan muncul setelah 10 hingga 90 hari mulai dari pertama infeksi bakteri terjadi. Pada fase awal ini, penderita akan mengalami luka di tempat bakteri menginfeksi tubuh. Biasanya luka akan sembuh walaupun tanpa pengobatan.

Pada fase sekunder, akan muncul ruam merah pada bagian telapak tangan dan kaki. Selain ruam, gejala lain yang menyertai seperti munculnya kutil kelamin, gejala flu, turunnya berat badan, rambut rontok, dan pembengkakan di kelenjar limfa.

Fase berikutnya adalah fase laten dimana tidak ada gejala sama sekali yang muncul pada penderita. Namun sebenarnya bakteri masih berada di tubuh, namun tersembunyi. Bila dibiarkan, maka sipilis bisa masuk ke fase yang berbahaya yaitu fase tersier. Fase tersier akan menyebabkan penderita mengalami kerusakan atau gangguan pada fungsi organ lain. Bila terjadi komplikasi, bukan tidak mungkin bahwa penderita juga bisa kehilangan nyawanya.

Cara Mengobati Penyakit Sipilis

Pengobatan dilakukan dengan terlebih dulu mengetahui sudah mencapai fase apa sipilis yang Anda alami. Bila sipilis yang Anda alami berada pada fase primer ataupun sekunder, maka pengobatan dilakukan dengan pemberian antibiotik penisilin yang diterapkan melalui suntikan. Namun ketika pasien mempunyai alergi terhadap penisilin, maka dokter akan memberikan jenis antibiotik lain.

Dosis penisilin yang diberikan akan disesuaikan dengan lamanya infeksi sipilis pada tubuh. Infeksi yang terjadi di bawah satu tahun maka pasien cukup diberikan satu suntikan penisilin. Dosis penisilin akan semakin bertambah bila infeksi terjadi sudah lebih dari satu tahun. Pengobatan penisilin ini diberikan sekitar 14 hari, tapi bisa juga lebih lama.

Sipilis yang berada di fase tersier akan diobati menggunakan antibiotik yang diberikan melalui infus agar infeksi dapat berhenti. Namun bila kerusakan organ telah terjadi, pengobatan ini tidak akan bisa membantu untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Pengobatan akan jauh lebih kompleks bila sudah terjadi kerusakan sehingga menyebabkan gangguan fungsi organ.

Pada awal pengobatan ini, kemungkinan pasien akan merasakan demam, sakit kepala, dan nyeri otot atau sendi, namun Anda tidak perlu mengkhawatirkan gejala ini, karena biasanya hanya akan terjadi selama 1 hari. Bila gejala ini semakin parah, sebaiknya periksakan ke dokter.

Bila pengobatan telah selesai dilakukan, maka Anda disarankan untuk melakukan tes darah guna memastikan kesembuhan infeksi yang sebelumnya terjadi. Walaupun sudah sembuh, masih ada kemungkinan Anda bisa terinfeksi penyakit ini kembali sewaktu-waktu.

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, cara mengobati penyakit sipilis ini harus berdasarkan dengan diagnosis dokter. Tidak boleh menggunakan antibiotik sembarangan untuk mengobati sipilis. Bila penanganan tidak tepat, maka sipilis bisa tidak sembuh atau malah menambah infeksi lain. Lakukan pengobatan secepatnya agar komplikasi yang berbahaya tidak terjadi.

Anda bisa berkonsultasi pada staf Klinik Utama Gracia mengenai pengobatan penyakit sipilis, sehingga Anda bisa mendapatkan solusi yang tepat dari permasalahan yang Anda alami.