Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Mungkin kebanyakan orang belum mengetahui Ciri Ciri Penyakit Sipilis Pada Wanita maupun pada pria, padahal jika Anda aktif secara seksual dengan memiliki banyak pasangan maka Anda meski memperhatikan hal tersebut, karena mungkin saja Anda bisa mengalami salah satu ciri-ciri penyakit sipilis.

Penyakit sipilis adalah salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) yang terutama menyebar melalui berbagai macam aktivitas seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi penyakit sipilis, seperti seks vaginal, anal maupun seks oral. Bahkan terkadang penyakit ini bisa diteruskan ke orang lain melalui ciuman yang berkepanjangan atau kontak tubuh yang erat.

Meskipun penyakit ini menyebar dari luka akan tetapi sebagian besar orang tidak mengenalinya sehingga banyak pasangan yang tak sadar telah menularkannya kepada pasangan seksnya, walaupun begitu ternyata penyakit ini memiliki ciri-ciri khas yang bisa menjadi pertanda terinfeksi penyakit ini, lalu apa sajakah itu?



Ciri Ciri Penyakit Sipilis Pada Wanita Dewasa Seperti Apa?



Sebelum membahas lebih lanjut ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu bahwa penyakit sipilis disebabkan oleh adanya bakteri Treponema pallidum yang bisa masuk kedalam tubuh melalui berbagai macam aktivitas seksual.

Selain itu biasanya tanda dan ciri ciri sipilis pada wanita dewasa maupun pada pria bisa bervariasi bergantung pada fase dimana penyakit tersebut muncul dan perlu Anda ketahui bahwa sipilis memili beberapa fase diantaranya: fase primer, sekunder, laten, dan tersier.

1. Ciri Ciri Sipilis Tahap Primer
Biasanya seseorang dengan sifilis tahap primer akan mengalami ciri ciri penyakit sipilis pada wanita maupun pria dengan timbulnya satu atau lebih luka kecil yang tidak terasa sakit pada area bakteri yang menginfeksi tubuh untuk pertama kalinya

Selain itu biasanya luka tersebut bisa terdapat di alat kelamin atau di dalam atau di sekitar mulut di antara 10-90 hari (rata-rata tiga minggu) setelah terpapar dan jika tahap ini tidak segera diobati maka akan berlanjut ke tahap selanjutnya yaitu tahap sekunder.

2. Ciri Ciri Sipilis Tahap Sekunder
Biasanya tahap kedua sipilis ataupun tahap sekunder ini bisa berlangsung satu sampai tiga bulan dan dimulai dalam enam minggu sampai enam bulan setelah seseorang terinfeksi bakteri Treponema pallidum.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa seseorang yang mengalami tahap kedua sipilis ini bisa menimbulkan luka ruam yang bisa terlihat pada telapak tangan dan kaki, namun sayangnya kebanyakan orang sering menganggap ruam tersebut seperti penyakit kulit biasa saja padahal ruam tersebut adalah ciri ciri penyakit sipilis pada wanita dewasa maupun pria. Perlu Anda ketahui bahwa penderita juga akan mengalami luka terbuka pada selaput lendir dan umumnya luka ini berisi nanah, dan juga disertai munculnya kutil kelamin.

Namun, biasanya ruam pada fase sekunder akan menghilang setelah 2 bulan, tetapi penyakit sipilis kemungkinan masih bisa ditularkan pada orang lain dan penderita sipilis pada fase ini juga umumnya akan mengalami berbagai macam hal seperti: penurunan berat badan, mengalami kerontokan rambut, dan membengkaknya kelenjar limfa

.


Baca juga: 4 Ciri-Ciri Penyakit Sipilis Pada Pria

3. Sipilis Tahap Laten
Pada umumnya sipilis tahap laten ataupun tidak aktif tidak menimbulkan gejala sama sekali, sehingga tidak diketahui apakah penyakit ini sudah sembuh atau belum dan untuk memastikan hal tersebut maka dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan tes darah hal tersebut untuk melihat kemungkinan adanya bakteri yang masih menginfeksi tubuh seseorang.

Dan walaupun tidak ada gejala yang terjadi pada fase ini akan tetapi pengobatan harus tetap dilakukan agar sipilis tidak menjadi lebih berbahaya dan jika sipilis tahap laten ini tidak segera diobati maka bisa maju ke tahapan selanjutnya yaitu sipilis tahap tersier.

4. Ciri Ciri Sifilis Tahap Tersier
Sifilis tahap tersier bisa dikatakan menjadi tahap akhir sipilis dan merupakan tahapan yang paling berbahaya bagi penderita yang ditandai dengan timbulnya masalah berat dengan jantung, otak, dan saraf yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kelumpuhan, kebutaan, demensia, ketulian, impotensi, dan bahkan bisa menyebabkan kematian

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa jika sudah terjadi kerusakan organ, maka pengobatan pun akan jauh lebih sulit dan lebih lama dan ternyata pengobatan tidak akan bisa membantu untuk mengembalikan keadaan dan kerusakan yang sudah terjadi.

Baca juga: Apakah Seks Oral Bisa Menyebabkan Herpes Kelamin?

Bagaimana Cara Mengobati Sipilis?
Ada baiknya jika Anda aktif secara seksual dan memiliki berbagai macam ciri-ciri seperti di atas maka segera konsultasikan kepada dokter, dan biasanya jika Anda telah terinfeksi sipilis kurang dari setahun, maka mungkin dokter akan meresepkan satu dosis penisilin yang biasanya cukup untuk menghancurkan infeksi yang menyebabkan penyakit sipilis.

Dan jika pasien merasa tidak cocok ataupun maupun merasa alergi terhadap obat tersebut maka mungkin dokter akan meresepkan obat lain untuk penyakit sipilis. Selain itu seseorang yang sedang dirawat karena sifilis harus menjauhkan diri dari berbagai macam kontak seksual sampai infeksi benar-benar hilang dan pasangan seksual Anda juga harus diobati agar tidak menularkannya lagi kepada Anda.

Lalu, Bagaimana Caranya Untuk Mencegah Penyakit Sipilis?

- Hindari segala jenis kontak seksual dengan seseorang yang baru Anda kenal
- Hindari hubungan seks dengan banyak pasangan
- Ada baiknya selalu menggunakan kondom saat melakukan hubungan seks



Nah, itulah tadi berbagai macam ciri ciri penyakit sipilis pada wanita dewasa maupun pada pria dan ada baiknya jika Anda aktif secara seksual dan memiliki ciri-ciri tersebut maka segeralah konsultasikan dengan Kami karena jika penyakit sipilis terlambat untuk segara diobati maka bisa menimbulkan kerusakan yang permanen.



Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikandrologi.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.