Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Tentunya dengan mengetahui penyebab sifilis pada wanita maupun pada pria dapat mencegah Kita sejak dini agar tidak tertular oleh salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) lalu apakah sifilis itu?

Ya, seperti yang telah dijelaskan bahwa penyakit sifilis ataupun dikenal sebagai penyakit raja singa merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual yang paling umum, bahkan menurut World Health Organization (WHO) penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi masalah yang serius bahkan mematikan jika tidak segera ditangani pada tahap awal.

Baca Juga: Inilah Hal Mengerikan Jika Penyakit Raja Singa Tidak Diobati

Masih menurut WHO diketahui sekitar ada 12,22 juta orang yang mengidap penyakit sifilis setiap tahunnya dan menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukan bahwa tingkat infeksi sifilis sekitar 15000 orang per tahunnya sehingga menyebabkan kekhawatiran.

Lalu, Apakah yang Menjadi Penyebab Sifilis Pada Wanita dan Pria?


Diketahui bahwa Penyebab sifilis pada wanita dan pria disebabkan oleh aktivitas seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi sifilis dan penyakit ini disebabkan bakteri yang bernama Treponema Pallidum (T. Pallidum)

Saat bakteri penyebab sifilis pada wanita dan pria ini memasuki tubuh, maka bakteri Treponema Pallidum mulai bekerja pada sistem saraf dan juga pada organ tubuh, namun paling sering bekerja pada jantung dan kurangnya perhatian pada penderita sifilis akan menyebabkan kerusakan pada tubuh atau bahkan bisa menyebabkan kematian.

Selain itu biasanya jika wanita mengalami sifilis maka awalnya akan dimulai sebagai rasa sakit yang terasa pada alat kelamin, rektum atau mulut, kemudian penyakit sifilis bisa menyebar dari orang ke orang melalui kulit atau kontak membran mukosa dengan luka.

Setelah infeksi awal biasanya bakteri penyebab sifilis pada wanita dan pria bisa terbengkalai di tubuh selama beberapa dekade sebelum bakteri penyebab sifilis menjadi aktif kembali.
Sehingga penting jika Anda aktif secara seksual dan memiliki gejala sifilis maka segeralah konsultasikan kepada dokter karena tanpa melakukan pengobatan, penyakit sifilis bisa sangat merusak jantung, otak atau organ tubuh lainnya, dan bisa mengancam jiwa, atau diteruskan dari ibu ke anak yang belum lahir.

Apa Sajakah Tanda dan Gejala Sifilis Pada Wanita dan Pria?

Perlu Anda ketahui bahwa gejala dan tanda penyakit sifilis pada wanita dan pria bisa sangat bervariasi tergatung pada tahapan sifilis akan tetapi gejala biasanya akan muncul setelah sekitar 21 hari setelah seseorang terinfeksi penyebab sifilis Treponema Pallidum.

Sedangkan gejala pada beberapa pasien mungkin memerlukan waktu sedikitnya 10 hari sampai 90 hari untuk ditunjukkan dan berikut di bawah ini adalah beberapa gejala penyakit sifilis berdasarkan tahapan diantaranya:

- Gejala Sifilis Primer


Pada tahap sifilis primer seseorang akan melihat gejala seperti timbulnya luka pada tubuh dan pada kebanyakan kasus penyebab sifilis pada wanita bisa menunjukkan lokasi dimana sifilis masuk ke dalam tubuh dan luka tersebut bisa terasa sangat sakit ataupun tidak dan akan berbentuk seperti bulat.

Biasanya sakit akan berlangsung sekitar 3-6 minggu setelah seseorang terinfeksi dan mungkin akan sembuh dengan sendirinya akan tetapi jika tidak segera disembuhkan maka masih tetap menular dan bahaya dan kemungkinan besar akan masuk ke tahap selanjutnya yaitu sifilis sekunder.

- Gejala Sifilis Sekunder

Pada tahap sifilis sekunder maka biasanya seseorang yang terinfeksi penyebab sifilis pada wanita dan pria akan mengeluarkan gejala seperti timbulnya ruam pada kulit, ruam pada Miss V yang biasa terjadi dan juga luka pada mulut Miss V dan anus yang disebabkan oleh seks anal.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa ruam yang muncul biasanya akan berwarna merah dan mungkin bercak cokelat dan seperti pada tahap awal, ruam bisa luput dari perhatian karena mungkin tidak terasa gatal dan terdapat gejala lainnya yaitu timbulnya bintik-bintik berwarna merah juga yang muncul pada telapak tangan dan telapak kaki.

Dan ternyata sifilis sekunder bisa menyebabkan gejala lain yaitu mengalami demam hal tersebut karena kelenjar getah bening membengkak, selain itu bisa menimbulkan gejala seperti sakit pada tenggorokan, rambut rontok, penurunan berat badan, kelelahan, nyeri otot serta sakit kepala.

 

- Gejala Sifilis Let

Tahukah Anda bahwa fase sifilis laten biasanya akan muncul saat 12 bulan setelah seseorang terinfeksi penyebab sifilis pada wanita dan biasanya pada tahap ini tidak adanya gejala, namun perlu Anda catat bahwa seseorang masih sangat menular selama fase ini dan jika tidak segera disembuhkan maka sifilis akan masuk ke fase akhir yang sangat berbahaya yaitu fase tersier.

- Gejala Sifilis Tersier

Umumnya sifilis tahap tersier bisa terjadi setelah bertahun-tahun setelah seseorang terinfeksi di awal dan tahap ini dapat menampakkan diri lagi kira-kira selama 10-30 tahun setelah seseorang terinfeksi.

Gejala penyebab sifilis pada wanita tahap ini cukup parah dan termasuk sulitnya mengkoordinasikan gerakan otot, kelumpuhan-kelumpuhan, kebutaan atau bahkan mati rasa pada area tertentu ditubuh dan karena tingkat kerusakan internal yang mungkin dialami penyakit ini pada tubuh maka kematian bisa terjadi.

- Sifilis Pada Ibu Hamil

Tahukah Anda bahwa ternyata penyakit sifilis juga bisa menginfeksi ibu hamil dan hal ini disebut sifilis kongenital dan hal ini ditularkan dari ibu hamil yang telah terinfeksi penyebab sifilis pada wanita ke bayinya yang belum lahir.

Sehingga dalam kebanyakan kasus bayi yang terinfeksi sifilis kongenital maka bisa menyebabkan bayi lahir dengan prematur, menyebabkan berat badan yang rendah, dll.

Jadi, untuk memastikan bayi yang belum lahir terlindungi maka sangat disarankan untuk mengunjungi seorang praktisi medis atau dokter yang akan memeriksa penyakit ini dan mengetahui obat terbaik yang dapat diberikan untuk menyelamatkan bayi anda dari infeksi.



Apa yang Terjadi Jika Penyakit Sifilis Tidak Diobati?


Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa penyakit sifilis bisa menyebabkan masalah serius jika tidak diobati dan bisa menyebabkan komplikasi meliputi sifilis kardiovaskular dan sifilis neurosifilis.

Pada sifilis kardiovaskular, bakteri penyebab sifilis bisa menyebabkan kerusakan pada jantung dan pembuluh darah, dan hal tersebut bisa terjadi sekitar 10-30 tahun setelah seseorang terinfeksi bakteri penyebab sifilis.

Sedangkan Neurosifilis termanifestasi melalui saraf yang dapat merusak sehingga dapat menyebabkan kebutaan, kelumpuhan paralisis dan masalah kejiwaan.
Bagaimanakah Penyakit Sifilis Didiagnosis?

Dalam kebanyakan kasus untuk mendiagnosis penyakit sifilis maka Anda memerlukan bantuan medis dan biasanya dokter akan melakukan tes dengan menagmbil sampel darah pasien yang kemudian akan dikirim ke laboratorium dimana bakteri penyebab sifilis akan diperiksa dan pengujian juga bisa dilakukan dengan air urine yang dikirim ke laboratorium untuk melakukan tes.



Lalu, Dimanakah Pengobatan yang Tepat Untuk Penyakit Sifilis?


Untuk menjalani pengobatan yang tepat untuk penyakit sifilis maka ada baiknya Anda segera berkunjung langsung ke Klinik Utama Gracia karena dengan pengobatan tepat di awal gejala maka bisa meminimalisir kerusakan yang disebabkan oleh penyakit sifilis.

Selain itu perlu Anda catat bahwa pengobatan sifilis biasanya bisa berbentuk suntikan untuk mengobati sifilis pada tahap primer dan sekunder, namun perlu Anda ketahui bahwa obat tersebut tidak akan membalikkan kerusakan organ yang sudah terinfeksi dan pengobatan tersebut bertujuan untuk membunuh bakteri penyebab sifilis

Jadi langkah yang paling tepat untuk penyakit ini adalah mencegah penyakit sifilis menginfeksi Anda yaitu dengan tidak melakukan hubungan seks bebas dan selalu menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual akan tetapi kondom tidak sepenuhnya melindungi Anda dari penyakit sifilis.

Nah, itulah tadi berbagai macam pembahasan mengenai penyebab sifilis pada pria dan wanita dan jika misalkan Anda aktif secara seksual dan merasa memilikinya maka ada baiknya untuk segera konsultasikan kepada Kami di Klinik Utama Gracia atau Anda juga berkonsultasi terlebih dahulu dengan mengklik tombol chat online di atas.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikandrologi.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.