Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Radang panggul pada wanita umumnya mengacu pada infeksi dan radang rahim, saluran tuba dan ovarium pada wanita dan dapat mengakibatkan kerusakan secara permanen pada organ reproduksi wanita. Pengobatan radang panggul melibatkan pengobatan antibiotik yang ditujukan terhadap organisme yang mempengaruhi penyakit ini. Komplikasi radang panggul yang tidak diobati dapat meliputi jaringan parut pada organ panggul dan infertilitas atau kemandulan. Radang panggul dapat mengancam jiwa pada kasus yang parah.

Radang Panggul Adalah

Radang panggul pada wanita adalah infeksi dan radang organ panggul (pelvic) wanita termasuk rahim, saluran tuba (tabung), ovarium dan serviks (leher rahim). Radang panggul sangat umum dan diperkirakan mempengaruhi sebagian wanita setiap tahunnya. Radang panggul biasanya berkembang sebagai akibat dari penyebaran atau penularan penyakit menular seksual (PMS).
 
Sebagian besar kasus radang panggul disebabkan oleh gonore (kencing nanah) atau klamidia meskipun beberapa jenis bakteri dapat mempengaruhinya. Wanita muda yang aktif secara seksual dengan banyak pasangan seksual memiliki risiko terbesar untuk radang panggul. Douching dan riwayat radang panggul adalah faktor risiko lainnya. Radang panggul banyak yang tidak memiliki gejala (asimptomatik). Dalam kasus lain ini dapat menyebabkan demam, sakit perut atau sakit panggul (pelvic), keputihan, kencing yang menyakitkan dan hubungan seksual yang menyakitkan.

Apa Penyebab Radang Panggul Secara Umum?


Radang panggul pada wanita umumnya disebabkan oleh bakteri dari vagina atau serviks (leher rahim) yang menyebar atau menular ke organ reproduksi wanita bagian atas (uterus, saluran tuba dan ovarium). Infeksi dapat ditularkan secara seksual (klamidia dan gonore atau kencing nanah) atau akibat pertumbuhan berlebih dari beberapa jenis bakteri vagina. Terkadang radang panggul terjadi setelah persalinan atau keguguran atau setelah aborsi dan pemasangan AKDR (alat kontasepsi dalam rahim).

Tanda Dan Gejala Radang Panggul Pada Wanita

Terkadang bisa sangat sulit untuk mengetahui saat menderita radang panggul, karena beberapa wanita kemungkinan memiliki gejala yang parah sementara yang lainnya kemungkinan memiliki gejala yang ringan atau bahkan tidak memiliki gejala sama sekali. Gejalanya dapat meliputi :
 
• Perdarahan vagina abnormal atau tidak normal (termasuk perdarahan diantara periode, perdarahan setelah berhubungan seksual dan perdarahan menstruasi berat).
• Rasa sakit atau nyeri di perut bagian bawah.
• Rasa skait saat berhubungan seksual.
• Sakit punggung.
• Keputihan yang tidak biasa dari vagina (keputihan yang memiliki bau tidak sedap).
• Rasa sakit atau seperti terbakar saat kencing.
• Demam, menggigil, mual dan muntah.
Jika memiliki gejala-gejala ini maka segera hubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Bagaimana Radang Panggul Didiagnosis?


Radang panggul pada wanita kemungkinan sulit untuk didiagnosis, karena gejalanya sangat bervariasi secara signifikan dari wanita ke wanita, dan wanita yang lainnya tidak mengalami gejala sama sekali. Dokter biasanya menanyakan mengenai gejala dan melakukan pemeriksaan termasuk pemeriksaan panggul (pelvic). Sampel usap dari vagina dan serviks (leher rahim) selama pemeriksaan panggul (pelvic) untuk menentukan jenis mikroorganisme yang menyebabkan infeksi. Tes atau pengujian urine juga dapat dilakukan, untuk menguji secara spesifik untuk gonore (kencing nanah), klamidia dan sejenis bakteri yang disebut Mycoplasma Genitalium.

Terkadang adanya tes atau pengujian tambahan seperti USG panggul (pelvic) kemungkinan diperlukan untuk menentukan tingkat infeksi. Infeksi klamidia adalah salah 1 penyebab tersumbatnya saluran tuba. Wanita yang terinfeksi klamidia seringkali tidak memiliki gejala di awal infeksi. Jika aktif secara seksual maka harus melakukan pemeriksaan dengan dokter untuk klamidia selama 1 tahun 1 kali. Pria yang aktif secara seksual juga harus melakukan pemeriksaan klamidia secara teratur bahkan jika tidak memiliki gejala, sehingga tidak dapat menularkan infeksi pada pasangannya.

Cara Aman Atasi Radang Panggul Pada Wanita


Pengobatan radang panggul pada wanita melibatkan pengobatan antibiotik. Biasanya kombinasi beberapa pengobatan antibiotik juga diperlukan. Jenis pengobatan antibiotik akan tergantung pada penyebab infeksi. Dalam beberapa kasus, pengujian kemungkinan juga sangat diperlukan setelah pengobatan. Untuk memastikan infeksinya telah diobati secara efektif.

Semua pasangan seksual harus melakukan pemeriksaan mengenai infeksi menular seksual (IMS). Usahakan tidak melakukan hubungan seksual hingga dinyatakan sembuh oleh dokter. Segera lakukan pengobatan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Pengobatan ini bisa dilakukan hanya di Klinik Utama Gracia. Dengan menghubungi nomor kami di 081336361555 atau dibawah ini.

Baca Juga : Penyakit Radang Panggul: Apakah Berbahaya Bagi Wanita?


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikandrologi.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.